Jayden Adams Meninggal usai Piala Dunia 2026, Unggahan Sang Kekasih Bikin Mewek

Jayden Adams Meninggal usai Piala Dunia 2026, Unggahan Sang Kekasih Bikin Mewek

Olahraga | inews | Senin, 13 Juli 2026 - 16:00
share

CAPE TOWN, iNews.id – Jayden Adams meninggal dunia di usia 25 tahun. Kepergian gelandang Timnas Afrika Selatan itu memicu gelombang duka, termasuk dari sang kekasih, Aqueelah Chloe Adendorf, yang menyampaikan pesan emosional melalui media sosial.

Adams ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di kawasan Schotschekloof, Cape Town, Sabtu (11/7/2026). Dia baru saja tampil membela Afrika Selatan dalam tiga pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.

Kabar wafatnya diumumkan South African Football Players Union (SAFPU). Hingga kini, penyebab kematian Adams masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

SAFPU mengenang Adams sebagai pemain berbakat yang memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola.

Pesan Menyayat Hati Sang Kekasih

Melalui akun Instagram pribadinya, Aqueelah Chloe Adendorf mengunggah sejumlah foto kebersamaannya dengan Adams. Dia mengenang pria yang selama ini menjadi pasangan hidup sekaligus sahabat terbaiknya.

"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa sakit yang saya rasakan. Beristirahatlah dengan tenang, cintaku. Terima kasih untuk setiap kenangan, setiap tawa, setiap pelukan, dan setiap momen yang kita lalui bersama. Kamu bukan hanya cinta dalam hidupku, tetapi juga pendukung terbesar dan sahabat terbaikku."

"Sebagian hati saya ikut pergi bersamamu, dan saya akan membawa cintamu selamanya. Sampai kita bertemu lagi, saya akan merindukanmu setiap hari. Beristirahatlah dengan tenang, malaikatku. Saya mencintaimu, sekarang dan selamanya."

Adendorf, yang memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Adams, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan belasungkawa.

"Semua itu sangat berarti bagi saya dan Allaia di masa sulit ini. Saya menghargai setiap pesan yang dikirimkan meski belum sempat membalas semuanya. Saya akan membalasnya secepat mungkin. Terima kasih atas pengertian dan kebaikan kalian."

Unggahan tersebut kembali menjadi sorotan karena beberapa pekan sebelumnya Adendorf juga memberikan dukungan penuh kepada Adams menjelang Piala Dunia 2026.

"Semoga sukses di Piala Dunia, cintaku. Saya sangat bangga kepadamu dan semua kerja kerasmu hingga bisa berada di sini. Nikmati setiap momen dan tunjukkan kepada dunia kemampuanmu. Apa pun yang terjadi, saya akan selalu menjadi pendukung terbesarmu. Semoga sukses, penuh percaya diri, dan menjalani turnamen yang tak terlupakan. Saya mencintaimu dan tidak sabar mendukungmu."

Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Adams merupakan salah satu talenta muda terbaik Afrika Selatan. Setelah berkembang bersama Stellenbosch, dia bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada musim panas tahun lalu.

Dia menjalani debut bersama Timnas Afrika Selatan pada 2024 dan perlahan menjadi pemain inti. Penampilannya bersama klub juga mengantarkannya masuk skuad Piala Dunia 2026 setelah mencatat tiga kontribusi gol dalam 37 pertandingan di semua kompetisi.

Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, Gayton McKenzie, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Adams.

"Dengan rasa sangat terkejut dan hati yang berat, saya menerima kabar meninggalnya Jayden Adams. Sepak bola Afrika Selatan kehilangan salah satu talenta muda terbaiknya, dan bangsa ini berduka bersama keluarganya, rekan-rekan setimnya, serta jutaan pendukung yang menyaksikan perkembangannya dari pemain akademi hingga menjadi pemain penuh Timnas Afrika Selatan."

McKenzie juga meminta publik tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian Adams.

"Penyebab meninggalnya Jayden belum dapat dipastikan. Saya mengimbau media dan masyarakat untuk menahan diri, menunjukkan empati, serta tidak berspekulasi, agar keluarga dan Mamelodi Sundowns memiliki ruang dan privasi di masa yang sangat sulit ini. Informasi resmi akan disampaikan oleh pihak yang berwenang pada waktunya."

Topik Menarik