Jelang Inggris vs Argentina, Jude Bellingham Bikin Pengakuan Mengejutkan soal Diego Maradona

Jelang Inggris vs Argentina, Jude Bellingham Bikin Pengakuan Mengejutkan soal Diego Maradona

Olahraga | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 11:31
share

ATLANTA, iNews.id – Jude Bellingham menolak disamakan dengan Diego Maradona meski baru saja menyamai rekor legendaris ikon sepak bola Argentina itu di Piala Dunia. Gelandang Timnas Inggris tersebut bahkan menyebut Maradona 10 juta kali lebih hebat dibanding dirinya.

Bellingham menjadi pemain pertama yang mencetak dua gol dalam dua laga beruntun pada fase gugur Piala Dunia sejak Maradona melakukannya di Meksiko 1986. Catatan itu lahir setelah dia memborong dua gol saat Inggris mengalahkan Norwegia 2-1 melalui babak perpanjangan waktu di perempat final.

Dua gol tersebut melanjutkan performa impresifnya setelah sebelumnya juga mencetak dua gol ketika Inggris menundukkan Meksiko 3-2 pada babak 16 besar di Stadion Azteca.

Rekor itu sebelumnya hanya mampu dicatat Maradona. Legenda Argentina tersebut mencetak dua gol saat menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 1986, termasuk gol kontroversial "Tangan Tuhan" dan gol solo ikonik, sebelum kembali mencetak dua gol ke gawang Belgia pada semifinal.

Kini, pencapaian Bellingham membawa Inggris bertemu Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta, pertandingan yang diprediksi menjadi salah satu laga terbesar di turnamen ini.

Bellingham Tetap Rendah Hati Meski Samai Rekor Maradona

Saat diminta tanggapan oleh BeIN Sports mengenai keberhasilannya menyamai rekor Maradona, gelandang Real Madrid itu memilih merendah dan memberikan penghormatan kepada legenda sepak bola Argentina tersebut.

"Luar biasa bisa berada dalam kelompok itu. Tetapi dia 10 juta kali lebih hebat daripada saya," kata Bellingham.

"Saya hanya berusaha memberikan apa yang bisa saya berikan untuk tim ini. Saya tahu apa yang bisa saya lakukan untuk tim ini dan saya akan terus melakukannya dengan seluruh kemampuan yang saya miliki," ujarnya.

Catatan Bellingham juga membuatnya menjadi pemain pertama yang kembali mencetak dua gol dalam satu pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak Maradona membobol gawang Belgia pada semifinal edisi 1986. Saat itu Argentina menang 2-0 sebelum akhirnya mengalahkan Jerman Barat di partai final.

Dalam laga melawan Norwegia, Inggris sempat dibuat kesulitan setelah Andreas Schjelderup membawa lawannya unggul lebih dahulu. Namun, The Three Lions mampu bangkit dan memastikan kemenangan setelah melalui babak tambahan waktu.

Bellingham mengakui Inggris sempat terkejut dengan kualitas permainan Norwegia. Menurutnya, pertandingan berlangsung sangat ketat hingga peluit akhir.

"Saya pikir sebagai sebuah negara kami tidak benar-benar memahami seberapa banyak ancaman yang mereka miliki dan hari ini kami benar-benar merasakannya."

"Pertandingan berlangsung saling menyerang, tetapi untungnya kami berhasil meraih hasil yang kami inginkan. Kredit untuk semua pemain, ini adalah kerja keras yang luar biasa."

Ketika ditanya mengenai peluang Inggris menjadi juara Piala Dunia 2026, Bellingham memilih tetap fokus menghadapi setiap pertandingan tanpa terburu-buru memikirkan partai final.

"Satu pertandingan demi satu pertandingan."

Topik Menarik