Jordan Pickford Senggol Argentina, Tak Mau Ulangi Tragedi David Beckham di Piala Dunia
LONDON, iNews.id – Jordan Pickford menegaskan Timnas Inggris tidak akan terpancing provokasi Argentina saat kedua tim bentrok pada semifinal Piala Dunia 2026. Kiper Everton itu memastikan The Three Lions sudah belajar dari pengalaman pahit masa lalu, termasuk insiden kartu merah David Beckham di Piala Dunia 1998.
Laga Inggris melawan Argentina diprediksi berlangsung panas mengingat rivalitas panjang kedua negara. Argentina datang sebagai juara bertahan sekaligus tim yang dikenal memiliki karakter kuat dalam pertandingan-pertandingan besar.
Pickford menilai skuad asuhan Thomas Tuchel kini memiliki kedewasaan yang cukup untuk tetap fokus sepanjang pertandingan. Dia yakin rekan-rekannya tidak akan mudah terpancing situasi di lapangan.
Saat ditanya mengenai pentingnya menjaga emosi menghadapi Argentina, Pickford menegaskan Inggris sudah menunjukkan kedisiplinan selama turnamen berlangsung.
"Ya, saya pikir selama turnamen ini Anda bisa melihat keinginan kami memenangkan duel, tetapi kami tidak terlibat keributan atau hal-hal seperti itu," kata Pickford dikutip dari Mirror.
"Kami sangat menghormati jalannya pertandingan. Ketika keputusan menguntungkan kami atau tidak, kami langsung bangkit dan melanjutkan permainan. Kami membiarkan sepak bola yang berbicara," ujarnya.
Tak Ingin Mengulang Kesalahan Beckham
Pickford menambahkan kedisiplinan Inggris juga terlihat dari minimnya hukuman yang diterima sepanjang turnamen. Selain Jarell Quansah, tidak ada pemain Inggris yang terkena skorsing maupun akumulasi kartu kuning.
"Itulah yang kami lakukan sepanjang turnamen. Selain Jarell, kami tidak memiliki pemain yang terkena skorsing atau kartu kuning kedua maupun hal lainnya," ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus mengingatkan pada insiden David Beckham di Piala Dunia 1998. Saat itu Beckham menerima kartu merah usai menendang Diego Simeone dalam laga melawan Argentina, sebuah momen yang menjadi salah satu kisah paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Inggris.
Menariknya, Beckham yang kini menjadi pemilik Inter Miami juga memberikan dukungan langsung kepada Timnas Inggris. Dia bahkan membuka fasilitas latihan Inter Miami untuk The Three Lions dan hadir menyaksikan kemenangan Inggris atas Norwegia di Hard Rock Stadium.
Meski memahami besarnya rivalitas Inggris dan Argentina, Pickford memilih tidak larut dalam tensi pertandingan. Baginya, duel semifinal ini tetap harus dimenangkan lewat kualitas permainan, bukan emosi.
"Saya pikir ini hanyalah pertandingan sepak bola dan kedua kelompok suporter datang untuk menyaksikan pertandingan sepak bola level tertinggi. Itulah indahnya sepak bola," ujarnya.
"Sepak bola menyatukan suporter, menyatukan dua negara, dan kami sama-sama negara yang bangga. Biarkan sepak bola yang berbicara. Soal wasit, itu tugas mereka. Kami tidak bisa mengendalikan narasi itu dan fokus kami hanya pada pertandingan," tutup Pickford.










