Said Didu Berharap Kasus Febrie Adriansyah Tak Padamkan Semangat Pemberantasan Korupsi 

Said Didu Berharap Kasus Febrie Adriansyah Tak Padamkan Semangat Pemberantasan Korupsi 

Terkini | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13
share

JAKARTA, iNews.id - Analis Kebijakan Publik Said Didu berharap tiga kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tidak memadamkan semangat pemberantasan korupsi di Indonesia. Dia juga berharap Febrie mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Hal ini disampaikan Said Didu dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Eks Jampidsus Tersangka, Tabir Besar Terungkap?' yang disiarkan di iNews, Selasa (14/7/2026). 

"Saya ingin jangan sampai kasus ini memadamkan obor pemberantasan korupsi yang sudah dinyalakan Presiden RI, Prabowo Subianto," kata Said.

Menurut Said, sebelum muncul perkara menjerat Febrie Adriansyah, dia memandang mantan Jampidsus tersebut sebagai sosok yang berani membongkar berbagai kasus korupsi besar di Indonesia. 

Bahkan, berdasarkan perhitungannya, nilai kerugian pada kasus-kasus yang pernah ditangani Febrie mencapai sekitar Rp1.000 triliun.

" Lepas dari segala-galanya tentang mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, saya awalnya menganggap inilah pahlawan pelawan koruptor, saya 30 tahun di dalam baru ketemu orang yang seberani ini melawan koruptor. Lepas ada masalah, oke," ucapnya.

"Saya menghitung kerugian negara yang sudah diusut beliau mulai dari timah yang 300 Triliun, Sritex, CPO, PKH, dan lain-lain itu kira-kira yang diusut sudah 1.000 Triliun rupiah. Lepas daripada sekarang ada masalah," tuturnya.

Said mengakui, berdasarkan perkembangan perkara yang ada saat ini, Febrie juga menghadapi dugaan kasus korupsi. Namun, dia berharap proses hukum tersebut tidak menghentikan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Jangan gara-gara ini, kita sudah berkali-kali mengalami hal seperti ini dan di pucuknya salah maka obor pemberantasan korupsi berhenti. Masih ingat cicak buaya, masih ingat kasus Firli Ketua KPK, banyak sekali kasus diatas itu mematikan obor pemberantasan korupsi," kata dia.

Dia menambahkan, sudah banyak kasus pimpinan aparat penegak hukum terlibat kasus dugaan korupsi hingga akhirnya mematikan obor pemberantasan korupsi. Said juga berharap Febrie bersedia mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

"Saya harap kasus Febrie ini tidak mematikan obor itu kembali. Saya harap Febrie keluar melakukan tanda kutip perlawanan supaya terbuka semua, jangan ada pemakluman, apalagi tukar tambah kasus, ini saya tidak mau," ujarnya.

Topik Menarik