JPO Tendean yang Rusak Imbas Ditabrak Truk Rampung Dibongkar

JPO Tendean yang Rusak Imbas Ditabrak Truk Rampung Dibongkar

Terkini | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 21:39
share

JAKARTA, iNews.id - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, rampung dibongkar seluruhnya oleh petugas gabungan. Tangga JPO menjadi bagian paling terakhir yang berhasil dirobohkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (14/7/2026) malam, petugas berhasil memotong JPO menjadi beberapa bagian dengan menggunakan alat berat dan las. Kemudian, potongan tersebut dibawa ke truk untuk dipindahkan.

Petugas mulai melakukan pembersihan di lokasi. Namun, alat berat dan truk masih terus bersiaga di lokasi ini.

Meski berhasil dibongkar, arus lalu lintas dari Jalan Kapten Tendean menuju Blok M masih ditutup untuk kendaraan roda dua maupun empat. 

Sebelumnya, truk crane nyangkut di JPO Tendean, Jakarta Selatan. Insiden itu menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan parah, Selasa (14/7/2026) sore. 

Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengungkapkan jalan terdampak imbas pembongkaran JPO, mulai dari Jalan Sudirman Thamrin dari arah utara menuju selatan yang sedang diupayakan dialirkan ke selatan.

“Dan juga keluaran SCBD yang mengarah ke Jalan Suryo itu juga mengalami kepadatan. Imbas dari evakuasi proses perbaikan atau pembongkaran JPO yang ditabrak oleh truk tadi pagi,” kata Robby kepada wartawan.

Selain itu, untuk jalan Suryo menuju Mampang Prapatan masih belum bisa dilintasi. Hal itu berdampak pada semakin padatnya arus kendaraan dari di Rasuna Said mengarah ke jalan Warung Buncit.

“Imbas dari perbaikan juga atau evakuasi yang dilakukan di Mampang sehingga saat ini memang masyarakat belum bisa melintasi ruas jalan Mampang Prapatan yang mengarah ke Blok M,” ucapnya.

“Demikian juga yang dari arah Blok M menuju arah Mampang Prapatan juga sampai saat ini belum bisa Dilintasi. Ini menyebabkan terjadinya kepadatan yang cukup padat, mengarah ke ruas ruas jalan tersebut,” sambung dia.

Selain itu, kemacetan juga termonitor di ruas jalan Pasar Minggu atau KH Guru Amin sampai dengan simpang Pancoran menuju ke arah Kalibata. Kondisi ini dampak dari jam pulang kerja arus kendaraan melalui jalan arteri ke wilayah timur 

“Ini masih sama kepadatan hanya berada di jalan tol tapi masih mengalir cukup lancar sampai dengan Cawang. Setelah Cawang sampai Bekasi masih cukup landak atau masih cukup lancar,” ucapnya.

Topik Menarik