Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil dan 7 Tentara, Militer Iran Janjikan Pembalasan

Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil dan 7 Tentara, Militer Iran Janjikan Pembalasan

Terkini | inews | Kamis, 16 Juli 2026 - 06:07
share

TEHERAN, iNews.id - Setidaknya 30 warga sipil tewas dalam serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran. AS melancarkan serangan ke Iran sejak 7 Juli hingga Rabu (15/7/2026).

Juru Bicara Pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan, serangan pada 11 Juli saja menewaskan setidaknya 17 orang. Selain itu setidaknya 260 orang luka hingga Rabu (15/7/2026).

"Akibat serangan beberapa hari terakhir di bagian selatan Iran, lebih dari 30 warga sipil tewas," kata Mohajerani, dalam posting-an di media sosial X.

Sementara itu militer Iran menyebutkan, serangan AS menewaskan tujuh tentara Iran, seraya menjanjikan pembalasan. 

Serangan terhadap Garnisun Bambour di Iranshahr disebut sebagai agresi pengecut.

"Pembalasan tegas akan diberikan terhadap kejahatan ini pada waktu yang tepat," bunyi pernyataan miluter Iran, seperti dilaporkan kantor berita Tasnim.

Sebanyak 13 rudal AS menghantam fasilitas di barak Bampour, menewaskan tujuh personel Brigade ke-388 serta melukai beberapa lainnya. 

Disebutkan, serangan AS bertujuan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar. menargetkan wisma tamu, pos penjagaan, dan fasilitas akomodasi di markas militer tersebut.

Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan, pasukannya melancarkan serangkaian serangan terbaru Selasa malam hingga Rabu pagi.

Serangan tersebut sebagai tanggapan atas penembakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. 
Sementara itu Iran membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah.

Topik Menarik