Pengusaha Usul ke Pemerintah Tambah Bansos hingga Diskon Tarif Listrik untuk Kerek Daya Beli
JAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai pemerintah perlu menyiapkan stimulus tambahan untuk menjaga daya beli masyarakat pada paruh kedua 2026. Langkah yang diusulkan adalah memperbesar penyaluran bantuan sosial (bansos) serta kembali memberikan diskon tarif listrik.
Direktur Insights Kadin Indonesia Institute, Fakhrul Fulvian menjelaskan, peningkatan belanja masyarakat perlu didorong, terutama di tengah konsolidasi fiskal yang sedang dilakukan pemerintah.
"Saya memberi saran di kuartal kuartal tiga dan kuartal empat ini sebaiknya berilah Bansos dalam jumlah yang besar," ujar Fakhrul dijumpai di Menara Kadin, Jakarta Selatan dikutip, Kamis (16/7/2026).
Selain bansos, Fakhrul menilai pemerintah juga dapat mempertimbangkan kebijakan yang manfaatnya dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelas menengah.
Menurutnya, diskon tarif listrik merupakan bentuk stimulus yang dapat dirasakan langsung oleh berbagai kelompok masyarakat sehingga berpotensi membantu meningkatkan daya beli.
"Mungkin kebijakan yang perlu dipertimbangkan dan langsung kena kepada seluruh lapisan masyarakat, mungkin lebih baik diberikan lagi diskon tarif listrik. Semuanya dapat berbagai kalangan dan itu akan sangat membantu daya beli, kira-kira seperti itu," kata dia.









