AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Gasperini Sebut Dybala dan Malen Kelas Dunia
ROMA, iNews.id - AS Roma menghancurkan Fiorentina dengan skor 4-0 dalam lanjutan Serie A, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB. Paulo Dybala dan Donyell Malen menjadi pusat perhatian setelah keduanya berkontribusi dalam pesta gol di Stadion Olimpico.
Malen berhasil mencetak hattrick gol di laga tersebut. Sementara Dybala menciptakan hattrick assist.
Gian Piero Gasperini langsung memberikan pujian tinggi kepada kedua pemain tersebut setelah pertandingan. Pelatih Roma itu menyebut Dybala dan Malen memiliki kualitas kelas dunia, sekaligus menilai keduanya menjadi bagian penting dari kekuatan timnya.
“Mereka kelas dunia,” kata Gasperini saat ditanya mengenai duet Dybala dan Malen dalam konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Olimpico dikutip dari Football Italia.
Gasperini secara khusus menyoroti Dybala. Menurut dia, pemain asal Argentina tersebut sudah lama memiliki status sebagai pemain kelas dunia, meski beberapa masalah cedera sempat menghambat kontribusinya bersama Roma.
“Dybala selalu begitu, dia hanya mengalami terlalu banyak cedera. Yang satu ini adalah monster, begitu banyak orang berbicara soal otot sutra. Dia bahkan bisa bermain hingga perpanjangan waktu. Tahun lalu dia tidak beruntung, dia mengalami cedera saat mengambil tendangan bebas dan penalti,” ujar Gasperini.
Malen Disebut Bisa Berkembang Lebih Jauh
Donyell Malen juga mendapatkan penilaian tinggi dari Gasperini. Pemain asal Belanda tersebut kembali menunjukkan performa impresif dan meneruskan momentum positif dari penghujung musim sebelumnya.
“Malen luar biasa, tetapi itu bukan kebetulan,” kata Gasperini.
“Dia merasa dihargai dan kuat, dia adalah pemimpin di lapangan dan dia bisa berkembang lebih jauh. Apa yang dia tunjukkan luar biasa, dia pasti menemukan lingkungan yang tepat,” lanjut dia.
Malen mencatat hat-trick keduanya bersama Roma, sementara kombinasi dengan Dybala membuat lini serang Roma tampil sangat efektif saat menghadapi Fiorentina. Gasperini pun ditanya apakah kemenangan besar tersebut membuat Roma mulai pantas memasang target lebih tinggi.
Pelatih berusia tersebut memilih meredam ekspektasi. Dia menilai pembicaraan mengenai level Roma harus melihat kekuatan para pesaing terlebih dahulu sebelum menentukan seberapa jauh timnya bisa melangkah.
“Saya setuju dengan performanya. Ketika saya berbicara tentang ‘dimensi’, Anda harus mengenal lawan dengan sangat baik. Ketika kami memahami level permainan tim-tim lain, kami akan memiliki gagasan yang lebih jelas. Tentang diri kami sendiri, saya sangat senang: ini adalah kelompok yang luar biasa. Kami menciptakan fondasi setahun lalu dan kemudian menambahkan kualitas. Sekarang kelompok ini sudah terkonsolidasi, para pemain baru menyatu, dan itu penting.”
Gasperini juga memberikan perhatian khusus kepada Rodrigo Mora. Pemain tersebut tampil mengesankan dalam debutnya sebelum akhirnya ditarik keluar. Sang pelatih melihat ada bakat besar dalam diri pemain muda tersebut.
“Itu pertandingan yang tepat untuk dia,” kata Gasperini.
“Dia perlu berkembang dalam beberapa hal, tetapi kami sedang melihat sebuah talenta. Ketika dia menyentuh bola, sesuatu yang bagus terjadi. Kami perlu memberinya kontinuitas, tetapi dia memiliki karakteristiknya,” lanjut dia.
Kondisi Manu Kone
Manu Kone juga menjadi perhatian Gasperini setelah meminta diganti usai menerima kartu kuning. Sang gelandang baru saja kembali dari Piala Dunia dan belum berada dalam kondisi fisik terbaik.
“Saya sedikit mendorong dia,” aku Gasperini.
“Ada perbedaan kondisi antara mereka yang pergi ke Amerika dan mereka yang tidak, tetapi dia melampauinya dengan kemurahan hatinya. Dia memainkan pertandingan yang sangat bagus, dia perlu berlatih dan menemukan kondisinya.”
Kemenangan 4-0 atas Fiorentina sekaligus memperlihatkan kedalaman skuad Roma yang sudah dibangun Gasperini sejak musim sebelumnya. Sang pelatih menilai kontinuitas, tambahan kualitas dari pemain baru, serta proses integrasi skuad menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan Serie A.
Dengan Dybala dan Malen tampil sebagai pemain yang mendapat sorotan utama, Roma menunjukkan kekuatan ofensif dalam kemenangan telak atas Fiorentina. Gasperini kini memiliki alasan kuat untuk percaya diri, meski dia tetap meminta timnya menunggu sebelum menentukan target akhir musim.










