Horor Puluhan Pemotor Berjatuhan di Jalan Raya Jember Imbas Ceceran Oli Truk
JEMBER, iNews.id – Puluhan pengendara sepeda motor bergelimpangan di jalan usai terpeleset ceceran oli yang membasahi badan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter di Jalan Raya Kencong, Kabupaten Jember, Rabu (26/8/2026).
Tumpahan oli yang diduga berasal dari sebuah truk pabrik tersebut membuat kondisi jalan menjadi sangat licin. Para korban yang terjatuh terdiri atas berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pegawai, hingga warga sekitar.
Peristiwa nahas ini terjadi dalam hitungan menit. Kendaraan roda dua yang melintas satu per satu kehilangan kendali dan langsung tumbang di atas aspal.
Seorang korban, Agung Satria, menceritakan detik-detik saat dirinya mengalami kecelakaan. Kala itu, dia melaju dari arah timur menuju ke barat. Saat mendekati lokasi, dia terkejut melihat sejumlah pemotor di depannya mendadak bergelimpangan.
"Saya berusaha menghindar dan refleks mengerem mendadak, tapi malah langsung ikut jatuh terpelanting," ujar Agung Satria, Rabu (26/8/2026).
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Akibat insiden tersebut, Agung mengalami luka-luka lecet di bagian siku, telapak tangan, serta kaki. Kemalangan Agung bertambah lantaran telepon seluler (handphone) miliknya hilang di lokasi saat kecelakaan terjadi.
Melihat banyaknya pemotor yang berjatuhan, Satpol PP Kecamatan Kencong segera berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan penanganan darurat.
Petugas Satpol PP Kecamatan Kencong, Harsono, mendatangi lokasi dan langsung menghubungi armada Damkar guna membersihkan material oli yang membahayakan keselamatan warga.
"Kami langsung menghubungi Damkar untuk dilakukan penyemprotan air detergen dan pembersihan di sepanjang jalur licin ini agar tidak ada korban susulan," kata Harsono.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung menyemprotkan air bertekanan tinggi ke badan jalan hingga sisa-sisa ceceran oli benar-benar bersih.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pengusaha maupun pengemudi armada angkutan agar rutin memeriksa kondisi kendaraan demi memastikan tidak ada kebocoran cairan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.










