Ricuh! Bus Massa AMPB Pati Diadang Petugas saat akan Bertolak ke Jakarta
PATI, iNews.id – Rencana keberangkatan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPR, Jakarta diwarnai kericuhan, Rabu (26/8/2026). Tiga bus yang dijadwalkan mengangkut rombongan massa demo dari Alun-Alun Simpang Lima Pati diadang polisi.
Kericuhan memanas saat tiga bus yang disiapkan AMPB hendak memasuki kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati. Petugas kepolisian menahan kendaraan dan melarang rombongan bus tersebut masuk ke area pusat kota.
Akibat pengadangan tersebut, massa AMPB sempat bersitegang dengan petugas kepolisian lalu lintas di lapangan. Kericuhan kecil ini sempat membuat laju arus lalu lintas di kawasan Alun-Alun Pati menjadi tersendat.
Lantaran dilarang masuk ke area alun-alun, pengurus AMPB terpaksa memarkirkan bus di sepanjang jalan Desa Kalianyar. Ratusan massa yang sudah berkumpul di alun-alun terpaksa diangkut secara bertahap menggunakan mobil bak terbuka menuju titik parkir bus.
Buka Turnamen Deras Cup 3, Bupati Landak Soroti Perbaikan Infrastruktur hingga Sportivitas Pemain
Kondisi akses jalan yang sempit dan kurang memadai di lokasi tersebut kembali memicu kemacetan panjang. Massa akhirnya memutuskan untuk kembali memindahkan lokasi pengangkutan bus ke depan Plaza Pragola Pati.
Tepat pukul 15.10 WIB, tiga bus tersebut akhirnya berhasil diberangkatkan menuju Jakarta guna menyuarakan aspirasi penuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor dan hukuman mati bagi para pelaku korupsi.
Salah satu pentolan AMPB, Sutikno, menyesalkan tindakan pencegahan oleh pihak kepolisian saat rombongan hendak berangkat.
"Kalian tadi lihat sendiri kita tadi dihadang tidak boleh masuk, ini pembungkaman. Mereka penegak hukum tapi melanggar hukum," ujar Sutikno.
Senada dengan Sutikno, Koordinator AMPB Novi Andianta membenarkan adanya pengadangan dari aparat, namun menegaskan bahwa rombongan tetap berkomitmen mengawal aspirasi ke DPR.
"Kami tadi sempat dihalangi oknum polisi. Tapi intinya ini kami mau berangkat, kita mohon doanya untuk kita semua agar selamat dan aspirasi tersampaikan," kata Novi.
Novi menambahkan, total massa AMPB yang berangkat ke Jakarta mencapai kurang lebih 250 orang dengan menggunakan lima armada bus.
Dua bus di antaranya telah diberangkatkan lebih awal pada Rabu subuh untuk mengantisipasi potensi kendala maupun tekanan di perjalanan.










