Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua

Berita Utama | inews | Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:41
share

BANGKALAN, iNews.id - Pria berinisial AW di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, tega menganiaya ibu mertua hanya karena tidak diberi uang untuk membeli narkoba. Pelaku bahkan mengancam korban yang berusia 70 tahun menggunakan senjata tajam.

Pelaku ditangkap Tim Macan Resmob Satreskrim Polres Bangkalan di teras rumahnya di Desa Sambiyan, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan. Saat ditangkap, pria berusia 40 tahun itu sempat berontak sebelum akhirnya menyerah.

Dalam penangkapan tersebut, AW bahkan menangis dan meminta maaf kepada ibu mertuanya, MT yang berada di dalam rumah. Pelaku sebelumnya dilaporkan keluarga setelah menganiaya korban.

Peristiwa tersebut bermula ketika AW meminta uang Rp500.000 kepada MT. Permintaan itu ditolak karena korban mengetahui uang tersebut akan digunakan untuk membeli narkoba.

Penolakan tersebut membuat pelaku emosi. AW kemudian mengamuk dengan melempar sejumlah barang yang ada di dalam rumah, termasuk piring.

Pecahan piring tersebut mengenai korban hingga menyebabkan perempuan lanjut usia itu terluka. Korban juga mengalami gangguan psikis akibat kejadian tersebut.

Selain itu, pelaku kemudian mengambil celurit dan mengancam korban. Aksi tersebut dilerai oleh istri pelaku yang juga berada di lokasi.

Kasus ini kemudian dilaporkan pihak keluarga kepada polisi. Pada malam harinya, petugas mendatangi rumah pelaku dan langsung melakukan penangkapan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati dugaan bahwa pelaku tidak hanya memiliki masalah dengan narkoba. AW juga disebut kerap menghabiskan uangnya untuk bermain judi online (judol).

“Modus operandi dalam melakukan penganiayaan tersebut, pelaku meminta uang pada korban, Namun tidak diberikan. Kemudian si pelaku melempar piring," ujar Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Eriek Triyasworo.

Kini AW ditahan di Polres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk dugaan penyalahgunaan narkoba dan kebiasaan judol yang dilakukan pelaku.

Topik Menarik