Cetak Hattrick, Mbappe Malah Dapat Peringatan dari Mourinho di Real Madrid
MADRID, iNews.id – Kylian Mbappe mencetak hattrick saat Real Madrid mengalahkan Real Sociedad 4-1 pada jornada kedua Liga Spanyol 2026-2027, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Namun, penampilan gemilang di Santiago Bernabeu tersebut belum sepenuhnya membuat Jose Mourinho puas. Pelatih asal Portugal itu justru meminta Mbappe melakukan perubahan besar agar bisa membawa Los Blancos meraih lebih banyak gelar.
Mbappe menjadi bintang utama kemenangan Real Madrid dalam laga kandang pertama Mourinho setelah kembali menangani klub ibu kota Spanyol tersebut. Sebelumnya, Mourinho membawa Madrid menang 2-1 atas Espanyol pada pertandingan pembuka musim.
Penyerang asal Prancis itu membuka keunggulan Real Madrid pada menit ke-40. Mbappe melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper Real Sociedad, Alex Remiro.
Namun, Real Sociedad mampu memberikan perlawanan cepat. Hanya berselang empat menit, Luka Sucic berhasil menyamakan skor setelah menaklukkan Thibaut Courtois.
Memasuki babak kedua, Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya. Dia mencetak gol kedua setelah menerima umpan matang Jude Bellingham. Tidak lama kemudian, Bellingham kembali berkontribusi dengan memberikan assist untuk gol Vinicius Junior yang membuat Madrid unggul 3-1.
Mbappe akhirnya melengkapi hattrick pada menit ke-80. Dia mencetak gol melalui penyelesaian chip setelah menerima umpan terukur dari Vinicius Junior.
Mourinho Minta Mbappe Tak Hanya Kejar Gol
Meski Mbappe mencetak tiga gol, Mourinho memiliki pandangan berbeda soal perkembangan sang pemain. Dia tidak ingin Mbappe hanya dikenal sebagai mesin gol, tetapi juga pemain yang mampu membawa dampak besar bagi seluruh tim.
"Kylian adalah pemain yang benar-benar luar biasa. Lalu apakah dia mencetak 60 atau 50 atau 40 gol, saya tidak bisa mengatakan. Saya lebih memilih 40 gol dengan gelar daripada 60 gol tanpa gelar," kata Mourinho dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Sport Bible.
Mourinho menilai jumlah gol bukan satu-satunya ukuran kesuksesan seorang pemain. Dia ingin Mbappe lebih aktif membantu rekan setim, bekerja keras, dan mengambil tanggung jawab lebih besar di lapangan.
Hasil Indonesia vs Kamboja: Debut Gila Mitchell Baker, Garuda Unggul 3-0 di Babak Pertama!
"Saya lebih memilih 40 gol dengan banyak kerja untuk tim daripada 60 gol yang hanya bermain untuk dirinya sendiri, seperti yang sering terjadi pada penyerang," ujar Mourinho.
Pelatih berusia 63 tahun itu juga menyebut kemampuan teknis Mbappe sudah tidak perlu diragukan. Namun, ada aspek lain yang masih harus ditingkatkan oleh kapten Timnas Prancis tersebut.
"Dari sisi teknis, tentu tidak ada yang perlu dikatakan. Namun dalam hal membantu kelompok berkembang, mengambil tanggung jawab, bekerja, itu yang penting," ucap Mourinho.
Mourinho juga menjelaskan alasan tetap memainkan Mbappe selama 90 menit. Dia berharap penyerang andalan Real Madrid itu bisa mencetak lebih banyak gol, sebelum akhirnya ditarik keluar setelah Vinicius Junior mencetak gol ketiga Madrid.
"Dia datang dua hari lebih awal, dan dua hari lebih awal dalam periode pramusim bisa berarti sesuatu yang positif. Saya membiarkannya bermain selama 90 menit, berharap dia mungkin mencetak empat gol. Ketika Vini Junior mencetak gol, saya langsung memutuskan untuk menggantinya," kata Mourinho.
Kemenangan atas Real Sociedad menjadi awal positif bagi Real Madrid di bawah arahan Mourinho. Los Blancos kini bersiap menghadapi laga berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi, termasuk saat menjamu Malaga pada Minggu (30/8/2026).









