Stasiun Karet Diintegrasikan dengan BNI City, Ini Perubahan Layanan KRL

Stasiun Karet Diintegrasikan dengan BNI City, Ini Perubahan Layanan KRL

Terkini | inews | Senin, 31 Agustus 2026 - 09:21
share

JAKARTA, iNews.id - KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter mulai melakukan pekerjaan integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet pada 1 September 2026. Integrasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line Jabodetabek melalui penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi, serta pembenahan akses di kawasan sekitar stasiun.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi mengatakan integrasi tersebut bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna Commuter Line.

“Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun,” ujar Purnomo, Senin (31/8/2026).

Dia menjelaskan, pekerjaan integrasi akan berlangsung mulai 1 September hingga 31 Desember 2026. Selama periode tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line di Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City.

“Selama proses pekerjaan tersebut, layanan naik dan turun pengguna Commuter Line dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City,” katanya.

Pengguna Commuter Line yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet nantinya dapat menggunakan akses selasar di samping stasiun untuk menuju Stasiun BNI City. Fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi barat Stasiun BNI City juga telah terpasang dan akan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet.

Saat ini terdapat 264 perjalanan Commuter Line dari dan menuju lintas Kampung Bandan/Cikarang yang melalui Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Dengan adanya integrasi tersebut, perjalanan Commuter Line Cikarang tidak mengalami perubahan.

Perubahan hanya terjadi pada layanan naik dan turun pengguna. Sebelumnya, aktivitas tersebut dilakukan di Stasiun Karet, sedangkan selama proses integrasi akan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City.

Sementara itu, layanan Commuter Line Basoetta di Stasiun BNI City tidak mengalami perubahan selama pekerjaan integrasi berlangsung. Layanan naik dan turun pengguna Commuter Line Basoetta tetap berjalan seperti saat ini.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Stasiun Karet mencatat sebanyak 2.175.455 pengguna naik dan 2.127.155 pengguna turun. Sementara itu, Stasiun BNI City atau Sudirman Baru mencatat 940.478 pengguna naik dan 662.808 pengguna turun.

Secara total, kedua stasiun tersebut melayani 5.905.896 aktivitas naik dan turun pengguna Commuter Line Jabodetabek selama periode Januari-Juli 2026.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, fasilitas integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet nantinya akan menghadirkan layanan yang lebih baik bagi pengguna.

“Penataan kawasan integrasi juga akan menghadirkan aksesibilitas di sisi Stasiun Karet dan aksesibilitas di sisi Terowongan Kendal,” ujar Karina.

Menurut dia, KAI Commuter juga akan menyiapkan petugas dan fasilitas informasi yang memadai bagi pengguna selama masa pekerjaan. Petunjuk arah, petugas layanan, sosialisasi, serta pengaturan arus pelanggan akan disiapkan untuk membantu pengguna menyesuaikan pola perjalanan.

“Ini semua kami siapkan juga agar perubahan pola perjalanan dapat dipahami dengan baik pengguna Commuter Line. Jadi, kami tetap mengupayakan agar semua tetap berjalan lancar,” kata Karina.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna Commuter Line yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet untuk menyesuaikan perjalanan melalui Stasiun BNI City selama proses integrasi berlangsung.

“Selalu perhatikan informasi dan arahan dari petugas di stasiun selama masa proses pekerjaan integrasi ini,” tutur Karina.

Topik Menarik