Difitnah di Media Sosial, GRIB Jaya Buka Suara Soal Narasi Pengeroyokan Demo

Difitnah di Media Sosial, GRIB Jaya Buka Suara Soal Narasi Pengeroyokan Demo

Terkini | inews | Selasa, 1 September 2026 - 11:35
share

JAKARTA, iNews.id – Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya memberikan klarifikasi resmi meluruskan berbagai isu viral di media sosial terkait insiden kerusuhan pascademo 27 Agustus lalu. Pihak GRIB Jaya membantah keras tuduhan yang menyebut anggotanya melakukan pengeroyokan hingga mengakibatkan korban jiwa, serta menegaskan bahwa aksi kekerasan tersebut dilakukan oleh kelompok perusuh.

Sekjen GRIB Jaya Zulfikar menjelaskan, aksi unjuk rasa utama sejatinya telah selesai dengan tertib sesuai aturan yang berlaku. Namun, ketegangan memuncak ketika sekelompok oknum perusuh bermunculan pada malam hari, melakukan pengrusakan fasilitas umum, hingga menyerang warga serta petugas pam swakarsa dengan batu cetakan semen yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya.

GRIB Jaya menegaskan bahwa narasi di media sosial yang memojokkan organisasinya adalah bentuk fitnah dan upaya adu domba. Pihaknya menyatakan siap berdiri bersama masyarakat yang cinta damai dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap aksi anarkis.

Di sisi lain, Satuan Tugas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya bergerak cepat mengusut potensi gangguan keamanan yang berupaya menunggangi aksi penyampaian pendapat di muka umum. Dari hasil pemetaan deteksi dini, polisi mengidentifikasi adanya konsolidasi kelompok yang terafiliasi dengan jaringan Anarco untuk memicu kerusuhan, salah satunya memanfaatkan isu RUU Perampasan Aset.

Sebagai langkah pencegahan awal (preventif strike), penyidik Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah melakukan pengamanan serta pemeriksaan terhadap 63 orang yang terbagi dalam klaster pembiayaan dan klaster pelaksana. Polisi mendalami alur penggalangan dana, konsolidasi media sosial, hingga mekanisme penyebaran ajakan provokatif.

Dalam tindakan pencegahan tersebut, pihak kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti berbahaya yang diduga disiapkan untuk aksi kekerasan, di antaranya:

Topik Menarik