Balas Trump, Presiden Meksiko: Susah Bertetangga dengan Negara yang Pengguna Narkobanya Banyak
MEXICO CITY, iNews.id - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum merespons kritikan mitranya dari Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pada Selasa kemarin, Trump menyebut Meksiko sebagai pusat aktivitas kartel narkoba.
Sheinbaum menyindir AS sebagai negara dengan pengguna narkoba terbesar dan kondisi itu merepotkan Meksiko.
“Saya bisa sampaikan, sangat sulit untuk bertetangga dengan negara dengan tingkat penggunaan narkoba ilegal begitu tinggi. Atau saya bisa mengatakan, sangat sulit bertetangga dengan negara yang memproduksi begitu banyak senjata, tapi saya tidak akan sampaikan itu,” kata Sheinbaum, dalam konferensi pers rutin di Mexico City, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (24/9/2026).
“Saya tidak akan mengatakannya. Kenapa? Karena kita punya hubungan baik dengan Presiden Trump dan pemerintah AS. Jadi kita bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai membuat kemajuan,” kata Sheinbaum, menambahkan.
Praperadilan Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Kandas lagi, PN Jakpus Nyatakan Tak Berwenang Mengadili
Trump berulang kali ingin mengintervensi penanganan kejahatan narkoba di Meksiko dengan mengincar kartel. Dia menuduh geng-geng kriminal Meksiko bertanggung jawab atas masuknya narkoba ke AS dan memiliki kekuatan besar.
Pemerintahan Sheinbaum berupaya untuk melawan tekanan Trump terkait masalah keamanan, termasuk permintaan ekstradisi pejabat pemerintah dari partai berkuasa, Morena, yang dituduh terlibat dalam bisnis perdagangan narkoba.
Sheinbaum berulang kali menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan AS seraya mendesak AS menghormati kedaulatan negaranya.










