Al Azhar Kairo Puji Peran Prabowo Cetak Ulama Unggul dan Moderat
JAKARTA - Al Azhar Kairo memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan besar pemerintah terhadap percepatan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045, khususnya bagi ribuan mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Al-Azhar.
Wakil Grand Syaikh Al Azhar, Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan tinggi kepada Indonesia atas komitmen nyata dalam percepatan dan pengembangan SDM unggul yang berhaluan moderat (wasathiyah).
“Dukungan ini sangat vital untuk melahirkan ulama yang mumpuni di masa depan,” ujar Abdurrahman Ad-Duwaini, saat menerima delegasi ASFA Foundation dikutip, Senin (9/2/2026).
Dia juga mengapresiasi kepada Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, H. Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam karena dinilai memiliki kepedulian yang berkesinambungan bagi mahasiswa internasional.
“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau (Haji Isam), serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al-Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” ungkap Syaikh Ad-Duwaini.
Dikatakannya, kerja sama Al-Azhar dan ASFA Foundation ini tidak lepas dari peran inisiator utama, Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo.
“Selama tiga tahun terakhir, fondasi yang dibangun oleh Almarhum telah berkembang pesat melalui berbagai program strategis, mulai dari beasiswa, pelatihan, seminar, hingga riset kolaboratif,”ujarnya.
Syaikh Ad-Duwaini juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu yang komprehensif (mendalam) agar mampu menjawab tantangan kekinian.
“Ulama harus menjadi teladan. Jadilah ulama yang membawa nilai wasathiyah (moderat), penuh hikmah, dan santun dalam berdakwah,” tegasnya.
Sementara itu, Grand Mufti Syaikh Nadhir Ayyadh menambahkan, bahwa fatwa harus memberi kemudahan (taisir). “Namun tetap kokoh memegang prinsip syariat,”pungkasnya.










