Program Ramadan NLP Institute Indonesia Dapat Sambutan Positif Pimpinan LPKA
Kegiatan berbagi dan buka puasa bersama yang digelar NLP Institute Indonesia bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang mendapat sambutan positif dari jajaran pimpinan LPKA. Program yang dilaksanakan pada Kamis (12/3/2025) ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk “Creating a Better Life: Tribute to Irene Corry.”
Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang refleksi diri sekaligus penguatan mental bagi anak binaan, terutama dalam momentum bulan Ramadan. Melalui program ini, para peserta diajak untuk lebih mengenal diri, membangun rasa percaya diri, serta berani merancang masa depan yang lebih baik.
Para peserta dalam kegiatan tersebut diperkenalkan dengan metode journaling yang dikemas dalam tema self-love. Metode ini diharapkan dapat menjadi ruang aman bagi anak binaan untuk mengekspresikan perasaan, memahami potensi diri, serta menyadari dukungan yang ada di sekitar mereka sebagai modal untuk melangkah ke depan.
Baca juga: LPSK Tetap Beri Perlindungan ke Keluarga Aktivis Ermanto Usman
Program ini juga digelar sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri Irene Corry yang telah membangun institusi tersebut sejak 2007. Melalui visi pengembangan potensi manusia, lembaga ini telah bekerja sama dengan berbagai institusi di Amerika Serikat dan Inggris, serta mendampingi lebih dari 10.000 alumni dalam proses pengembangan diri.Kegiatan dipandu oleh Ani Kusumadewi dan turut dihadiri Komisaris Hendra Kusuma beserta tim. Dalam kesempatan tersebut, mereka berharap generasi muda Indonesia dapat memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan meraih mimpi besar.
Program ini mendapat sambutan positif dari jajaran pimpinan LPKA, termasuk Aldikan, Dandi, dan Indri. Mereka menilai kegiatan tersebut menjadi sesi refleksi yang bermakna bagi para peserta karena membantu mereka memahami diri dan menemukan harapan baru.
Sejak 2024, NLP Institute Indonesia memang memfokuskan programnya pada pengembangan generasi muda melalui pelatihan dan coaching bagi remaja, guru, serta orang tua. Lembaga ini meyakini pengenalan konsep Neuro-Linguistic Programming (NLP) sejak usia remaja dapat menjadi bekal penting untuk pengembangan diri dan kepemimpinan.
Prabowo Bakal Beri Bintang Mahaputera kepada Kapolri: Ini Kehormatan bagi Seorang Pemimpin
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang diikuti petugas, relawan, dan anak binaan. Suasana kebersamaan dalam momen tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan emosional bagi para peserta serta mengurangi rasa rindu mereka terhadap keluarga.
Ke depan, NLP Institute Indonesia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya membangun generasi muda Indonesia yang lebih percaya diri dan berdaya.









