3 Kapal Perang Rusia Bersandar di Tanjung Priok, Ada Apa?
JAKARTA - Hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia kian diperkuat melalui kunjungan tiga kapal perang Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) di Dermaga IKT ex-Presiden, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (29/3/2026). Kedatangan kapal perang itu disambut Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral III Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah yang mewakili Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia.
Tiga kapal perang Rusia yang bersandar tersebut adalah korvet RFS Gromky, kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky, serta kapal tunda samudera Andrey Stefanov.
Kedatangan gugus tugas ini turut dihadiri Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, HE Mr Sergei Gennadievich Tolchenov, serta Deputy Commander of the Troops and Forces in the North-East of Russia, Navy Pacific Fleet, Rear Admiral Evgenii Myasoedov yang berada di atas kapal RFS Gromky.
Dalam proses penyambutan, Wadan Kodaeral III mengalungkan syal manik khas Kalimantan kepada Rear Admiral Evgenii Myasoedov sebagai simbol persaudaraan. Tradisi tersebut dibalas pihak Rusia melalui prosesi 'Karavai' yakni penyerahan roti dan garam sebagai lambang keramahan bagi tamu kehormatan.
Dalam sambutan tertulis Dankodaeral III yang dibacakan Dian Suryansyah, menyatakan kunjungan ini merupakan kehormatan bagi Indonesia sekaligus momentum strategis dalam mempererat hubungan kedua negara.
Nantinya, selama berada di Jakarta, para kru kapal Rusia dijadwalkan mengikuti berbagai agenda, seperti courtesy call ke pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan dengan prajurit Jalasena Kodaeral III. Lalu, deck reception di atas kapal perang, city tour, hingga kegiatan open ship bagi prajurit TNI dan masyarakat umum.
Pada kesempatan terpisah, Dankodaeral III menegaskan, kunjungan ini memiliki makna lebih dari sekadar agenda kunjungan teknis.
“Kehadiran tiga kapal perang Federasi Rusia di Jakarta bukan sekadar singgah, tetapi simbol kuat hubungan bilateral. Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Russian Federation Navy semakin erat serta menjadi sarana pertukaran budaya yang positif,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan kawasan melalui kolaborasi maritim yang harmonis antara Indonesia dan Rusia.










