Kronologi Tuan Rumah Pesta Nikah di Purwakarta Tewas Dianiaya Preman, Tolak Beri Miras

Kronologi Tuan Rumah Pesta Nikah di Purwakarta Tewas Dianiaya Preman, Tolak Beri Miras

Nasional | inews | Minggu, 5 April 2026 - 16:09
share

PURWAKARTA, iNews.id – Polisi masih menyelidiki insiden penganiayaan yang mengakibatkan tuan rumah hajatan pernikahan tewas dianiaya preman kampung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Korban dadang (56) tewas mengenaskan dikeroyok preman kampung. Aksi penganiayaan maut ini dipicu hal sepele, yakni pelaku kesal karena tidak diberi minuman keras (miras) oleh korban. Insiden memilukan itu terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026). 

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi mengatakan, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya sudah tidak tertolong. "Jenazah korban di RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penanganan visum guna memastikan penyebab pasti kematian korban," katanya, Minggu (5/4/2026).

Peristiwa memilukan ini pun viral di media sosial dan mendapat sorotan tajam dari pengguna sosial. Sejumlah netizen yang menyaksikan video saat peristiwa kejadian mengutuk keras para pereman kampung itu dan mendesak polisi segera menangkapnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat Dadang (58) menggelar pesta pernikahan anaknya dengan meriah. Di tengah keramaian tamu undangan, sejumlah pemuda yang diduga preman kampung datang ke lokasi hajatan. Tanpa rasa sungkan, mereka meminta tuan rumah menyediakan minuman keras untuk berpesta. 

Korban, yang berusaha menjaga kesantunan dan kekhusyukan acara sakral keluarganya, menolak permintaan tersebut. Tak terima ditolak, para pelaku langsung naik pitam dan melakukan pengeroyokan secara membabi buta.

Menurut saksi, sekelompok pereman kampung tersebut datang meminta jatah uang kepada pemilik hajatan. Namun korban tidak memerikan karena diduga akan digunakan untuk membeli minuman keras (miras).

Hingga akhirnya terjadi keributan. Dadang sebagai tuan rumah dikeroyok hingga tidak sadarkan diri, sebelum akhirnya dilaporkan meninggal dunia.

Suasana pesta pernihakan pun berubah kacau, diselimuti tangisan histeris dari keluarga. Dalam video yang beredar, menyebutkan Istri korban langsung pingsan dan dibopong oleh para tamu undangan. Begitu juga korban, yang tampak sudah tidak sadar tergeletak di tengah berlangsungnya pesta pernikahan.

"Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), menemukan benda berupa belahan bambu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, terutama pada bagian kepala,"ungkapnya.

Topik Menarik