Rismon Tepis Pernyataan JK soal Pesan WA Ingin Bertemu untuk Serahkan Buku End Game
Rismon Hasiholan Sianipar menanggapi pernyataan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terkait rencana pertemuan yang disebut akan dilakukannya untuk menyerahkan buku Gibran End Game. Rismon mengaku tak memiliki inisiatif untuk menemui JK.
Dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Rismon-Roy Adu Bukti Ijazah yang disiarkan iNews TV, Selasa (21/4/2026), Rismon menegaskan dirinya tidak terlibat dalam upaya pengiriman buku maupun permintaan pertemuan tersebut.
Baca juga: Rismon Sangkal Terima Uang Miliaran hingga Tantang Roy Suryo Buktikan Keilmiahan Tulisannya
Ia juga menilai narasi yang berkembang seolah dirinya ingin menemui JK setelah dilaporkan sebagai bentuk penggiringan opini di media sosial.
“Jadi tidak ada sama sekali dan saya tidak terlibat sama sekali. Jadi ya inilah dampak dari peperangan opini di media sosial yang harus kita hentikan,” ujar Rismon.Rismon mengatakan, polemik yang berkembang justru semakin meluas dan tidak mereda. Ia menilai berbagai narasi, termasuk soal video AI yang turut dilaporkan, menunjukkan situasi yang tidak sehat dalam ruang publik.
“Jadi kalau ini kan semua sudah ke mana-mana ini sekarang gitu lho, bahkan video AI juga dilaporkan. Ya jadi kita sangat miris lah dengan apa ini, bukan malah mereda, bukan malah menyadarkan,” katanya.
Baca juga: Telusuri Gelar Rismon, Dokter Tifa Berencana Terbang ke Yamaguchi University Jepang
Lebih lanjut, Rismon juga menyoroti pelaporan terhadap dirinya terkait video yang disebut sebagai hasil AI. Ia mempertanyakan langkah tersebut, mengingat pihak yang memahami konten itu sebagai AI justru tetap mendukung pelaporan terhadap dirinya.“Harusnya kan situsnya atau akunnya yang dilaporkan gitu lho, meskipun dia bilang itu AI. Dia sudah paham itu AI tapi setuju saya dilaporkan, itu kan bias,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rismon menegaskan bahwa rencana pemberian buku kepada JK bukan berasal dari dirinya, melainkan inisiatif pihak lain. Ia meminta agar hal tersebut diklarifikasi langsung kepada pihak yang bersangkutan.
“Jadi jangan langsung ke Rismon. Yang ngirim saja Arif Ihsan. Gitu lho. Arif Ihsan mengenal saya, iya. Tetapi apakah Rismon yang inisiatif mengirim itu? Ya tanya Bang Arif Ihsan,” ujarnya.
Sementara itu, manajemen Buku Gibran End Game, Arif Ihsan mengakui bahwa dirinya yang menginisiasi pengiriman pesan kepada pihak JK untuk menjadwalkan silaturahmi sekaligus menyerahkan buku. Ia menyebut pesan tersebut dikirim pada 2 Maret 2026, namun tidak dilanjutkan karena situasi sudah berubah.
“Jadi benar Bang Aiman, saat itu tanggal 2 Maret ya, itu inisiatif saya,” kata Arif.
Arif juga memastikan tidak ada permintaan uang dalam rencana tersebut. Menurutnya, tujuan komunikasi hanya untuk bersilaturahmi dan menyerahkan buku.
“Tidak ada sama sekali,” ujarnya.










