6 Fakta Kecelakaan Maut Honda CR-V di Tol Pandaan-Malang Tewaskan 5 Orang

6 Fakta Kecelakaan Maut Honda CR-V di Tol Pandaan-Malang Tewaskan 5 Orang

Nasional | inews | Kamis, 16 Juli 2026 - 16:01
share

PASURUAN, iNews.id – Sejumlah fakta kecelakaan maut Honda CR-V menabrak truk di Jalan Tol Malang-Pandaan KM 72, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Mobil Honda CR-V yang mereka tumpangi membawa sembilan orang menabrak truk sedang berhenti, Rabu (15/7/2026) malam.

Akibat kejadian itu, lima orang tewas di lokasi kejadian. Sedangkan empat korban lainnya luka-luka dan kini masih dirawat intensif di rumah sakit. Kasus kecelakaan maut tersebut kini masih diselidiki petugas kepolisian. Berikut sejumlah fakta kecelakaan maut tersebut.

6 Fakta Kecelakaan Maut Honda CR-V di Tol Pandaan-Malang

1. Kronologi Kejadian

Kecelakaan maut terjadi di KM 71/B Tol Pandaan-Malang, tepatnya di wilayah Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/7/2026) pukul 19.00 WIB. Mobil CR-V yang membawa sembilan anggota keluarga menabrak pembatas jalan lalu menghantam bagian belakang truk hingga menyebabkan lima orang tewas dan empat luka berat. 

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, mobil Honda CR-V bernomor polisi L 1720 CAY tersebut dikemudikan Ishaq, warga Sukodono, Surabaya. Kendaraan melaju dari arah Malang menuju Surabaya. “Kecelakaan melibatkan truk dan mobil CR-V yang berisi 9 orang,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Kecelakaan Tol Malang-Pandaan menewaskan lima orang sekeluarga setelah Honda CR-V menabrak pembatas jalan dan bagian belakang truk. (Foto: iNews TV/Jaka Samudra)

Berdasarkan penyelidikan awal, mobil tiba-tiba bergerak ke kiri ketika tiba di lokasi kejadian. Kendaraan kemudian menghantam guardrail atau pembatas jalan tol.

Setelah menabrak pembatas, mobil terpental ke bahu jalan dan menghantam bagian belakang truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi AD 8827 YA yang sedang berhenti. 

“Kronologinya, kendaraan menabrak pembatas jalan di sebelah kiri lalu menabrak truk. Korban jiwa ada lima orang dan empat luka-luka dirawat di rumah sakit,” katanya. 

2. Korban Tewas 5 Orang Sekeluarga

Empat korban meninggal dunia di dalam kendaraan. Seorang korban lainnya sempat dievakuasi, tetapi kemudian mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Kelima korban meninggal merupakan anggota satu keluarga. Mereka terdiri atas pengemudi mobil, istrinya, dua kakak kandung serta seorang balita.

Seluruh jenazah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Porong, Sidoarjo. Sementara empat penumpang lainnya mengalami luka berat.

Korban selamat, termasuk anak-anak, masih menjalani perawatan medis. Sebagian dirawat di RSUD Bangil, sedangkan korban lainnya dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sehat Medika Pandaan.

3. Pulang Berwisata

Menurut keterangan keluarga, sembilan korban baru pulang berwisata dari kawasan Bumiaji, Kota Batu. Mereka melakukan perjalanan dalam rombongan yang terdiri atas tiga mobil menuju Surabaya.

Kerabat korban, Kautsar Ramadhani, mengatakan keluarga mengetahui kecelakaan tersebut dari anggota rombongan yang berada di kendaraan lain.

“Kami semua kaget dapat kabar dari rombongan yang beda mobil. Ya Allah, tetangga juga kaget menangis,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Tim TAA olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan Tol Malang-Pandaan yang menewaskan lima orang sekeluarga. (Foto: iNews TV/Jaka Samudra)

4. Keluarga Syok

Kerabat korban, Kautsar Ramadhani, mengatakan keluarga menerima kabar kecelakaan dari anggota rombongan yang berada di mobil berbeda. 

"Kami semua kaget dapat kabar dari rombongan yang beda mobil. Ya Allah, tetangga juga kaget menangis," ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Kautsar bersama suaminya sempat mendatangi RS Bhayangkara Porong untuk melihat kondisi jenazah. Dia kemudian kembali ke rumah duka di kawasan Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

"Saya sama suami sempat ke RS Bhayangkara Porong, di rumah duka kawasan Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya," katanya.

5. 3 Korban Tewas Dimakamkan

Isak tangis keluarga tak terbendung saat melepas keberangkatan jenazah tiga korban kecelakaan maut tol Malang-Pandaan pada Kamis (16/7/2026). Ketiga jasad korban yang masih satu keluarga tersebut dibawa menggunakan mobil ambulans menuju Tempat Pemakaman Islam (TPI) Karang Tembok, Semampir, Surabaya.

Ketiga korban meninggal dunia yang dimakamkan merupakan warga Kampung Sukodono, Kecamatan Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Mereka pasangan suami istri Ishak dan Hindun, serta adik mereka yang bernama Musarofah.

Almarhum Ishak semasa hidupnya juga dikenal sebagai sosok pemuda yang aktif di organisasi kemasyarakatan dan selalu hadir saat warga membutuhkan bantuan.

"Keluarga korban dalam kesehariannya dikenal sebagai orang baik dan ringan tangan. Apalagi almarhum Ishak dikenal aktif sebagai Karang Taruna dan suka membantu tetangga yang membutuhkan," ujar salah seorang sahabat korban, Haji Khusaeri.

6. TAA Polda Jatim Selidiki Penyebab Kecalakaan

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan pengemudi mengalami kelelahan dan microsleep masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

“Semalam sudah olah TKP oleh PJR Polda Jatim. Kemudian dikerahkan juga tim TAA. Perkembangan akan kami sampaikan,” ujar Jauhar.

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Timur diterjunkan untuk menganalisis rangkaian kecelakaan. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. 

Topik Menarik