Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK

Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK

Nasional | sindonews | Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42
share

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Hal ini dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

"Benar," kata Fitroh saat dihubungi melalui pesan tertulis pada Rabu (29/7/2026).

Kendati begitu, Firtroh belum menjelaskan lebih detail perihal operasi senyap yang dimaksud. Termasuk apa saja barang bukti yang disita dari giat ini. Selanjutnya, para pihak yang terjaring akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut. Adapun, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang tertangkap.

Lalu siapa sosok Anom Widiantoro, berikut ulasannya.

Baca juga: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPKAnom Widiyantoro menjabat sebagai Bupati Pemalang untuk masa jabatan 2025–2030. Anom menduduki jabatan sebagai kepala daerah sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Pada Pilbup Pemalang 2024, pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat pada 20 Maret 1970 ini mencalonkan diri sebagai Bupati Pemalang dengan menggandeng pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), Nurkholes. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 278.043 suara atau 44,51 dari total suara sah.

Lihat video: Pilih Khianati Rakyat, Ini 11 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK

Sebelum menjadi kepala daerah, Anom pernah menduduki jabatan sebagai Direktur di salah satu perusahaan BUMN. Anom tercatat pernah bekerja sebagai Expert Staff (Staf Ahli), Internal Auditor, Kepala Seksi, Manajer keuangan Dan Personalia, Manajer Keuangangan dan Operasi Departemen Luar Negeri, General Manajer Pt. Wika pada periode 1996 – 2021. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan Human Capital dan Management Resiko PT. Hotel Indonesia Property -PT. Hipa 2021-2024.

Dalam bidang pendidikan, Anom menempuh bangku Sekolah Dasar (SD) hingga menengah di Cimahi dan Bandung.

Anom bersekolah di SD St. Yusuf Cimahi pada 1977–1983, kemudian SMP Negeri 1 Cimahi pada 1983–1986, dan SMA Negeri 4 Bandung pada 1986–1989. Setelah lulus SMA, Anom melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Diponegoro (Undip) dan mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi pada 1996. Empat tahun kemudian, Anom melanjutkan program Magister Manajemen di Universitas Padjadjaran dan lulus pada 2005.

Topik Menarik