Terungkap! 4 KKB Tewas Ditembak di Yahukimo Anak Buah Wadanyon Habis Nare, Ini Identitasnya
YAHUKIMO, iNews.id - Empat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas dalam kontak tembak di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Tiga dari empat anggota KKB yang tewas merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi pimpinan Wadanyon Habis Nare.
Kontak tembak tersebut terjadi antara KKB dengan Satgas Operasi Damai Cartenz, Selasa (1/9/2026). Keempat jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk menjalani pemeriksaan medis serta proses identifikasi lebih lanjut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan hasil identifikasi awal mengungkap tiga jenazah berinisial EH alias E, YK alias LY, dan M. Sementara satu jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
“Berdasarkan hasil identifikasi awal, tiga dari empat jenazah diketahui berinisial EH alias E, YK alias LY, dan M. Sementara identitas satu jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Kombes Yusuf, Rabu (2/9/2026).
BNN-Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Cartridge Vape Berisi Cairan Narkoba Senilai Rp5,1 Miliar
Menurutnya, kontak tembak terjadi setelah personel gabungan menghadapi gangguan tembakan dari kelompok yang diduga merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi.
“Personel sudah memberikan tembakan peringatan, namun penembakan masih berlangsung. Sehingga kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Kombes Yusuf.
Penindakan tersebut berawal dari informasi hasil penyidikan terkait rencana berkumpulnya pasukan Batalyon Eden Sawi untuk melakukan konsolidasi di salah satu rumah persinggahan di kawasan tersebut.
Sekitar pukul 16.35 WIT, personel gabungan tiba di lokasi. Saat memasuki area tersebut, aparat justru mendapat serangan tembakan dari kelompok yang diduga merupakan anggota Batalyon Eden Sawi.
Personel kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. Sejumlah orang terlihat melarikan diri menuju arah belakang hutan sambil membawa senjata api dan masih melakukan penembakan terhadap aparat.
Situasi tersebut kemudian direspons dengan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku.
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotka dari Malaysia, Modus Menggunakan Cartridge Vape
Dalam penyisiran lokasi, tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, serta tiga unit telepon seluler.
Tim investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 juga melakukan face registration atau pencocokan data wajah untuk memastikan identitas para jenazah secara lebih akurat.
Selain itu, aparat turut mengamankan enam orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok Batalyon Eden Sawi. Keenam orang tersebut masing-masing berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS.
Mereka kemudian dibawa ke Polres Yahukimo bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait identitas, aktivitas, peran, serta kemungkinan keterlibatan dalam kelompok bersenjata tersebut.
“Enam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Kami masih mendalami identitas, aktivitas, peran, dan keterkaitan masing-masing. Jadi, prosesnya masih berjalan dan kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan status mereka sebelum pemeriksaan selesai,” ucapnya.









