Kisah Heroik Sabar/Reza, Terbuang dari Pelatnas Cipayung tapi Jadi Tulang Punggung PBSI di SEA Games 2025
KISAH heroik Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menarik untuk diulas. Sebab, mereka sempat terbuang dari Pelatnas PBSI di Cipayung tapi malah jadi tulang punggung pada SEA Games 2025.
Sabar/Reza pernah jadi penghuni Pelatnas PBSI hingga mengundurkan diri pada 2021. Keputusan itu diambil lantaran mereka merasa seperti terbuang.
1. Kurang Dapat Hak
Betapa tidak, dalam sebuah wawancara, Reza mengaku kurang mendapat hak untuk bertanding dan berlatih. Bahkan, mereka lebih sering latihan bareng tim pratama atau junior!
“Saya sedikit kurang nyaman latihan di Pelatnas PBSI. Karena sering kali saya sama Sabar juga kurang dapat hak di latihannya. Jadi saya sering latihan bareng yang pratama (junior),” kata Sabar dalam wawancara dengan Yuni Kartika pada 2022.
Saat itu, ganda putra di Pelatnas PBSI memang cukup sesak. Alhasil, Sabar/Reza bagaikan tersisih. Ditambah, permainan mereka juga kurang berkembang.
Siapa sangka, keputusan untuk meniti jalur profesional malah membawa berkah. Sempat terseok-seok, nama Sabar/Reza mulai berkibar lagi sejak 2023 hingga kini, berkat kegigihan dan kerja keras.
2. SEA Games 2025
Keluar dari Pelatnas, bukan berarti PBSI cuek begitu saja. Sabar/Reza bahkan dipanggil untuk memperkuat Tim Bulu Tangkis Indonesia di SEA Games 2025 karena dianggap bisa jadi andalan di hadapan negara lain.
Hasilnya manis. Sabar/Reza membantu Indonesia meraih medali emas di nomor beregu putra. Bahkan, mereka ikut menyumbang medali emas di nomor perorangan.
Alhasil, bulu tangkis Indonesia jadi juara umum di SEA Games 2025 dengan tiga keping medali emas, di mana dua di antaranya adalah kontribusi Sabar/Reza. Yang menarik, itu adalah debut mereka di multi-ajang dua tahunan tersebut.
Itulah kisah heroik Sabar/Reza, terbuang dari Pelatnas Cipayung tapi jadi tulang punggung PBSI di SEA Games 2025. Keduanya mampu membuktikan kemunduran bisa jadi sebuah batu loncatan.










