Buka-bukaan, Exco PSSI Ungkap Alasan John Herdman Ingin Latih Timnas Indonesia
JAKARTA – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, membeberkan faktor utama yang melatarbelakangi keputusan John Herdman menerima mandat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Tantangan besar untuk mentransformasi potensi besar pemain Indonesia di kancah internasional disinyalir menjadi daya tarik terkuat bagi pelatih asal Inggris tersebut.
John Herdman resmi ditunjuk sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia pada Sabtu 3 Januari 2026 lalu. Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut datang untuk mengisi kekosongan kursi kepemimpinan pasca-pemecatan Patrick Kluivert dari posisi juru taktik.
1. Kualitas Pemain dan Proyek Naturalisasi
Herdman dikabarkan akan mendapat kontrak cukup panjang, yakni dua musim dengan opsi perpanjangan dua tahun. Melatih Timnas Indonesia merupakan tantangan baru bagi Herdman yang sebelumnya memiliki rekam jejak sukses bersama tim nasional putra maupun putri Kanada.
Arya mengatakan, Herdman memilih Timnas Indonesia karena menyukai tantangan untuk mengembangkan potensi Skuad Garuda yang dinilai memiliki fondasi yang cukup solid.
"Menurut saya tantangannya cukup menggairahkan. Ini negara dengan ranking sekitar 120, tapi banyak pemainnya bermain di luar negeri dengan kualitas bagus. Tantangannya besar, tapi sumber dayanya juga bagus, itu yang menarik bagi dia (John Herdman)," kata Arya di Jakarta, dikutip pada Senin (12/1/2026).
"Dia juga bisa melihat potensi pemain, termasuk kemungkinan pemain keturunan. Tidak ada batasan baginya. Kalau pelatih hanya melihat liga, itu terbatas. Tapi dengan potensi naturalisasi, dia bisa melihat peluang lain," tambahnya.
2. Misi Mendongkrak Ranking FIFA
Arya mengungkapkan bahwa Herdman juga tertantang untuk mendongkrak posisi Timnas Indonesia di level global. Saat ini, secara matematis Skuad Garuda masih tertahan di peringkat 122 dunia berdasarkan hitungan FIFA.
"Tantangannya adalah menaikkan ranking dengan sumber daya yang ada," tutup Arya.
Bersama Timnas Indonesia, Herdman sudah dinanti berbagai agenda padat di tahun 2026. Skuad Garuda dijadwalkan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada periode 23–31 Maret 2026, disusul serangkaian FIFA Matchday di bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta turnamen Piala AFF 2026 yang akan dimulai pada 25 Juli 2026.










