Kebiasaan Ringan Ini Bisa Bikin Panjang Umur, Cukup Lakukan di Rumah
JAKARTA - Kesehatan memang identik dengan diet sehat dan olahraga intens. Namun, tidak perlu olahraga berat dalam keseharian untuk membiasakan pola hidup sehat.
Yang terpenting adalah konsistensi. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa gerakan ringan setiap hari juga dapat berdampak besar pada risiko kematian, terutama bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, diabetes, atau gangguan fungsi ginjal.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association, dikutip eatwell, Rabu (14/1/2026) menganalisis data lebih dari 7.200 orang dewasa. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas ringan sehari-hari berkaitan dengan penurunan mortality rate atau angka risiko kematian pada mereka yang termasuk dalam kategori cardiovascular-kidney-metabolic syndrome (CKM).
CKM adalah istilah yang menggabungkan berbagai kondisi kesehatan, seperti penyakit kardiovaskular (jantung), penyakit ginjal kronis, diabetes tipe 2, obesitas.
Kondisi-kondisi ini sering kali saling memperburuk satu sama lain. Hampir 90 orang Amerika memiliki setidaknya satu faktor risiko CKM. Karena itu, disarankan untuk menambah sekitar satu jam aktivitas ringan setiap hari, seperti pekerjaan rumah ringan, berkebun, berbelanja, atau aktivitas santai lainnya.
Beberapa aktivitas ringan tersebut diketahui dapat menurunkan risiko kematian relatif sebesar 14-20 pada mereka yang berada di tahap lanjut CKM. Artinya, gerakan sehari-hari yang tampak kecil tetap bisa memberikan dampak signifikan bagi kesehatan jangka panjang.
Meski aktivitas ringan tidak dapat sepenuhnya menggantikan olahraga intens dalam meningkatkan kebugaran, bergerak sepanjang hari jauh lebih baik daripada hanya duduk tanpa aktivitas sama sekali. Selain aktif secara fisik, penting pula menerapkan kebiasaan sehat lainnya, seperti pola makan bergizi, tidur yang cukup, mengelola stres, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.










