Kerap Dikritik karena Permainan Kerasnya, Justin Hubner Janji Bakal Main Lebih Tenang
SITTARD – Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, akhirnya angkat bicara mengenai gelombang kritik yang menerpa dirinya akibat gaya bermain yang dinilai terlalu agresif di kasta tertinggi Liga Belanda. Hebatnya, Hubner menerima kritikan itu dengan baik dan berjanji akan bermain lebiih tenang lagi.
Perlu diketahui, Hubner menegaskan standar permainan keras yang ia bawa merupakan buah dari pengalamannya di sepak bola Inggris, sesuatu yang menurutnya masih terasa asing bagi atmosfer Eredivisie saat ini.
Justin Hubner memulai kiprahnya di Liga Belanda pada musim ini. Dia bergabung dengan Fortuna Sittard usai berpisah dari klub Inggris, Wolverhampton Wanderers U-21.
Sebelumnya, dia memang pernah menimba ilmu di akademi Den Bosch, tetapi tak sampai kasta teratas Liga Belanda. Oleh sebab itu, Fortuna Sittard menjadi pelabuhan pertamanya bermain di kasta teratas Eredivisie —Liga Belanda.
Justin tercatat sudah membukukan 12 penampilan dan menyumbangkan satu gol. Namun terlepas dari itu, pemain berusia 22 tahun itu juga sudah mendapatkan lima kartu kuning dan satu kartu merah.
1. Standar Eredivisie
Kartu merah inilah yang mengundang banjir kritik untuk Justin Hubner. Bek Timnas Indonesia itu dianggap bermain terlalu keras saat menekel Rayane Bounida dalam laga kontra Ajax Amsterdam, Desember 2025 silam.
Soal ini, Justin mengatakan bahwa Liga Belanda hanya butuh penyesuaian untuk permainan keras. Menurut Justin, Liga Belanda hanya belum terbiasa bermain keras, tak seperti di Liga Inggris.
"Eredivisie (Liga Belanda) butuh waktu untuk beradaptasi, karena di Inggris kami bermain lebih keras. Mereka tidak terbiasa dengan tekel saya di sini," kata Justin dikutip dari Voetbal Primeur, Rabu (14/1/2026).
"Saya juga menghadapi banyak kritik, dari orang-orang yang berpikir saya bisa menjatuhkan siapa saja. Tapi seperti yang Anda lihat, saya juga bisa bermain sepak bola dan bertahan," tambahnya.
2. Komitmen untuk Bermain Lebih Tenang
Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025, Indra Sjafri Takkan Lari dari Tanggung Jawab
Meski begitu, Justin mengakui memang permainannya terkadang terlalu keras. Selanjutnya, dia akan belajar untuk bermain lebih tenang.
"Saya harus lebih menunjukkan itu, dan terkadang tetap sedikit lebih tenang. Jika saya tetap tenang, tidak ada yang bisa melewati saya," tutup mantan pemain Cerezo Osaka itu.










