Meski Sudah Dipecat, Xabi Alonso Tetap Disalahkan Usai Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey 2025-2026

Meski Sudah Dipecat, Xabi Alonso Tetap Disalahkan Usai Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey 2025-2026

Terkini | okezone | Kamis, 15 Januari 2026 - 16:40
share

MADRID – Kekalahan mengejutkan Real Madrid dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey 2025-2026 memicu badai kritik di Spanyol. Menariknya, jurnalis senior Spanyol, Roberto Gomez tetap menyalahkan Xabi Alonso meski sang pelatih sudah dipecat dari sebelum laga Albacete vs Madrid.

Ya, Gomez secara terang-terangan menunjuk kegagalan memalukan ini bukanlah kesalahan mendadak, melainkan akumulasi dari masalah struktural yang ditinggalkan oleh pelatih sebelumnya, yakni Xabi Alonso. Jadi, ia merasa pelatih interim, Alvaro Arbeloa tak bisa disalahkan atas tersingkirnya Los Blancos dari Copa del Rey 2025-2026.

1. Warisan Xabi Alonso yang Tidak Seimbang

Bagi Roberto Gomez, eliminasi yang dialami Real Madrid adalah konsekuensi langsung dari kebijakan masa lalu. Secara berulang kali, ia menegaskan kondisi tim saat ini adalah dampak dari era kepemimpinan Xabi Alonso.

Gomez menilai skuad peninggalan mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut tidak memiliki kompensasi posisi yang baik dan kehilangan gaya bermain yang jelas.

Xabi Alonso

"Ini adalah warisan Xabi Alonso. Tidak ada gaya, tidak ada skuad yang seimbang, tidak ada tim," kata Gomez, dikutip dari Marca, Kamis (15/1/2026).

Meski manajemen klub dan presiden juga ikut disorot, Gomez tetap kukuh bahwa penurunan performa Madrid saat ini merupakan tanggung jawab besar yang berakar dari masa kepelatihan Alonso. Menurutnya, penurunan dari tim pemenang gelar menjadi tim yang rapuh di Albacete bukanlah suatu kebetulan semata.

 

2. Pembelaan untuk Pemain

Di tengah hujan kritik dari para fans yang kecewa, Gomez justru berdiri di barisan depan untuk membela para pemain, khususnya Vinicius Junior. Ia menilai sangat tidak adil jika para pemain dijadikan kambing hitam utama.

Gomez justru memuji komitmen Vinicius yang tetap hadir dan bermain di Albacete meskipun bisa saja memilih untuk absen.

Albacete vs Real Madrid di Copa del Rey 2025-2026 (Foto: Real Madrid)

Menariknya, pembelaan ini ditentang oleh rekan Gomez, Raul Varela yang menilai kemarahan suporter sangat wajar setelah tim kehilangan dua gelar hanya dalam hitungan hari. Varela juga mengkritik keputusan Arbeloa yang terlalu banyak mengandalkan pemain muda dalam laga krusial tersebut.

Menurut Varela, pemain bintang seperti Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Rodrygo Goes yang seharusnya memikul tanggung jawab di lapangan, bukan para pemain akademi yang justru kini terpojok akibat hasil memalukan tersebut.

Topik Menarik