Pelatih: Lawan Cari Kelemahan Fajar Alfian/Shohibul Fikri Jelang Indonesia Masters 2026

Pelatih: Lawan Cari Kelemahan Fajar Alfian/Shohibul Fikri Jelang Indonesia Masters 2026

Olahraga | okezone | Jum'at, 16 Januari 2026 - 12:59
share

GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, tampil moncer di sepanjang tahun 2025. Antonius Budi selaku pelatih mengungkap mulai banyak pihak yang mencari titik lemah anak asuhnya jelang Indonesia Masters 2026.

1. Fajar/Fikri Tampil Mengejutkan di Tahun 2025

Fajar/Fikri mengentak sektor ganda putra di tahun 2025. Pasangan Pelatnas PBSI Cipayung itu berhasil meraih gelar bergengsi serta kenaikan peringkat yang signifikan. Salah satu gelar juara bersejarah yang mereka raih adalah juara China Open 2025.

Keberhasilan itu sekaligus mengakhiri puasa gelar ganda putra Indonesia turnamen level Super 1000. Fajar/Fikri terus menampilkan grafik performa yang meningkat hingga berhasil lolos ke turnamen penutup tahun BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China.

Berkat performanya yang konsisten sepanjang musim, Fajar/Fikri kini duduk di peringkat empat dunia. Jelas ini menjadi pencapaian luar biasa karena mereka mendapatkannya hanya dalam enam bulan. Sederet pencapaian manis tersebut membuat PBSI mematenkan mereka sebagai pasangan tetap ganda putra Pelatnas Cipayung.

“Tentu kita bersyukur ya tahun lalu Fajar/Fikri bisa konsisten dari turnamen ke turnamen. Dan pasti evaluasi dari tahun lalu itu pasti PR kita untuk perbaiki untuk tahun ini 2026. Dari mungkin kekurangan-kekurangan secara teknik, secara fisiknya yang perlu di tingkatkan lagi, itu yang fokus ke situ,” kata Antonius saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Kamis, 15 Januari 2026.

2. Performa Fajar/Fikri Terus Ditingkatkan

Setelah sukses mendobrak sektor ganda putra pada 2025, Antonius menilai banyak orang orang kini mengulik permainan Fajar/Fikri untuk mencari titik lemahnya. Meski begitu, dia tak risau. Pelatih 52 tahun itu ingin meningkatkan kekuatan fisik anak asuhnya guna meningkatkan performanya pada 2026.

 

“Kalau di teknik itu ya mungkin kan banyak orang pasti akan mencari titik lemahnya. Contohnya kayak Fajar/Fikri style-nya kan depan, depan setengah ya kan, bola-bola setengah depan itu dia menguasai,” ucapnya.

“Mungkin pada saat bola-bola belakang powernya ya kan, tenaganya ya itu yang perlu ditambah, smash-nya itu umumnya seperti itulah. Tentu gak lepas dari fisiknya, Fajar/Fikri itu ditambahlah kaya tahannya, sama strengthnya, sama power endurance-nya itu ditambah, perlu ditingkatkan lagi untuk bisa lebih baik prestasinya di tahun 2026, pasti itu,” tambah Antonius.

Sekadar diketahui, Fajar/Fikri tidak ambil bagian di turnamen India Open 2026 yang saat ini sedang bergulir. Pasangan ranking empat dunia itu tengah bersiap untuk beraksi di Indonesia Masters 2026 pada 20-25 Januari 2026.

Topik Menarik