Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Ungkap Filosofi Melatihnya: Saya Senang Bantu Orang Bertumbuh
JOHN Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun. Ia lalu bicara soal filosofi melatih yang juga akan diterapkan di Skuad Garuda.
Menjadi pelatih Timnas Indonesia adalah pengalaman baru bagi Herdman. Pria berpaspor Inggris itu sebelumnya sudah pernah berkiprah di Selandia Baru dan Kanada.
1. Nikmati Proses
Selama masa kepelatihannya, Herdman selalu detail memperhatikan perkembangan anak asuhnya. Hal ini yang membuatnya selalu menikmati proses selama menjadi pelatih.
"Saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai guru, sebagai pendidik, sebagai dosen. Saya selalu menikmati pengajaran proses belajar sehingga saya mampu secara alami transisi ke pelatihan sepakbola," kata Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia, Senin (19/1/2026).
2. Guru
Membantu proses berkembang para pemain menjadi kegemarannya. Lelaku berusia 50 tahun itu mengakui, hal ini yang menjadi filosofi kepelatihannya.
Timnas Futsal Putri Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Luis Estrela Diliputi Perasaan Campur Aduk
"Bekerja di level akar rumput, di tingkat akademi profesional dan kemudian lanjut ke sepakbola wanita, Olimpiade sepakbola, Piala Dunia, klub sepakbola, dan sekarang di Indonesia," ujar Herdman.
"Jadi saya pikir kebanyakan pelatih adalah guru mereka. Mereka ingin mengajar dan membantu orang-orang menjadi lebih baik dan bertumbuh. Sehingga Anda tahu, itulah filosofi utama saya sebagai pelatih," tandasnya.
John Herdman bersama Timnas Indonesia sudah dinanti berbagai agenda dan turnamen tahun ini. Terdekat ada FIFA Series 2026 yang digelar para pekan ketiga Maret.
Lalu, agenda besar terselip di tengah tahun yakni Piala AFF 2026. Ia diharapkan bisa memutus kutukan Timnas Indonesia yang tak pernah jadi juara di turnamen dua tahunan tersebut.









