TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Senilai Rp12,5 Miliar di Perairan Bangka

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Senilai Rp12,5 Miliar di Perairan Bangka

Terkini | okezone | Selasa, 20 Januari 2026 - 12:52
share

BANGKA BELITUNG - Di tengah gelapnya malam, patroli laut TNI AL mencegat sebuah kapal nelayan di perairan timur Selat Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu 14 Januari 2026. Saat diperiksa, TNI AL menemukan 500 karung timah ilegal yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia, dengan total berat mencapai 25 ton dan nilai sekitar Rp12,5 miliar.

Kapal nelayan beserta empat anak buah kapal (ABK) ditangkap dalam operasi ini. Seluruh barang bukti dan pelaku akan diproses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

"TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut nasional dengan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bijih timah ilegal di Perairan Timur Selat Bangka, Kepulauan Bangka Belitung,” demikian keterangan tertulis Dinas Penerangan TNI AL, Selasa (20/1/2026).

Keberhasilan ini berawal dari pendeteksian KRI Todak-631 yang tengah melaksanakan Operasi BKO Guskamla I terhadap sebuah kapal yang dicurigai melakukan aktivitas ilegal.

Kecurigaan tersebut ditindaklanjuti melalui patroli laut terpadu yang melibatkan KRI Todak-631, Satlap Tri Cakti (Halilintar), dua unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) TNI AL, Satgas Sintelal, serta bersinergi dengan Bea Cukai dan Binda Pangkal Pinang.

 

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan TNI dan Polri agar menindak tegas penyelundupan sumber daya alam serta berbagai kegiatan ilegal yang merugikan negara.

“Terlalu banyak penyelundupan. Kita sudah kerahkan TNI dan Polri, kerahkan kekuatan, masih saja pihak-pihak yang tidak mau menghormati hukum di Indonesia. Kita harus terus bertekad untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Prabowo.

Sebagai upaya menegakkan hukum di laut serta melindungi sumber daya alam, TNI AL terus meningkatkan patroli dan pengawasan laut, khususnya di wilayah perairan rawan pelanggaran. Langkah ini merupakan implementasi tugas pokok TNI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Topik Menarik