Peci Hitam Khas Nusantara, Diplomasi Prabowo di Lancaster House

Peci Hitam Khas Nusantara, Diplomasi Prabowo di Lancaster House

Nasional | okezone | Rabu, 21 Januari 2026 - 14:12
share

LONDON — Momen kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Lancaster House, London, Selasa (20/1), menarik perhatian publik. Prabowo tampil dengan peci hitam khas Nusantara, simbol kebanggaan masyarakat Indonesia yang dipadukan dengan jas abu-abu.

Prabowo disambut langsung oleh Wakil Perdana Menteri Inggris, David Lammy, yang juga mengenakan jas berwarna serupa.

Peci hitam yang dikenakan Prabowo kembali menegaskan identitas Indonesia sekaligus menjadi simbol diplomasi dalam berbagai forum resmi internasional.

Prabowo menghadiri forum bisnis dan investasi yang dilanjutkan dengan jamuan santap siang yang diselenggarakan oleh Wakil Perdana Menteri Inggris, David Lammy.

Kehadiran Prabowo dalam agenda tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.

Forum bisnis diawali dengan sesi perkenalan delegasi pelaku usaha Inggris yang difasilitasi oleh British Chamber of Commerce (BritCham).

Selanjutnya, dilakukan perkenalan delegasi pelaku usaha Indonesia yang dipimpin oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

 

Sesi ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama konkret di bidang perdagangan, investasi, industri, dan teknologi.

Menutup rangkaian kegiatan di Lancaster House, Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dan Presiden Prabowo Subianto melakukan sesi foto bersama para delegasi dan undangan di Grand Staircase, Lancaster House.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Selanjutnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya.

Topik Menarik