Tunggu Prediksi BMKG soal Cuaca Ekstrem, Pramono Tegaskan Siap Modifikasi Cuaca Jakarta
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku masih menunggu hasil proyeksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait prediksi cuaca ekstrem. Data dari BMKG itu akan menjadi dasar bagi Pemprov DKI Jakarta dalam memitigasi potensi banjir imbas cuaca ekstrem.
Pramono mengatakan, dari proyeksi dari BMKG yang terakhi yang diterimanya, disebutkan cuaca ekstrem melanda Jakarta berakhir hari ini. Hal tersebut kata dia ditandai curah hujan tinggi yang melanda Jakarta pagi ini.
"Yang pertama BMKG pada fase awal menyampaikan kepada Pemerintah DKI Jakarta sampai dengan hari ini, maka kenapa kemudian curah hujan termasuk hari ini masih cukup tinggi," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Minggu (8/2/2026).
Ia mengatakan, saat ini, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu pembaruan proyeksi cuaca dari BMKG hingga periode Imlek. Menurut Pramono, BMKG akan memberikan prediksi cuaca hingga tahun baru Cina.
"Kami (saat ini) sedang menunggu untuk proyeksi berikutnya sampai dengan Imlek, sampai dengan Tahun Baru Cina. Sehingga dengan demikian datanya mungkin baru hari ini akan masuk," sambungnya.
Namun, Pemprov DKI Jakarta memastikan siap melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) jika diperlukan.
"Tetapi intinya Jakarta kalau memang diperlukan modifikasi cuaca kami akan lakukan," ujar dia.










