Hector Souto Menyesal Gagal Bawa Timnas Futsal Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
RASA kecewa masih menyelimuti pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, karena gagal membawa skuad Garuda juara Piala Asia Futsal 2026. Hector Souto mengaku tak bisa memaafkan dirinya sendiri.
"Masih terasa sakit. Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun, saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas," tulis Hector Souto, Okezone mengutip dari akun Instagram pribadinya @souto.h.
"Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya," imbuh pelatih asal Spanyol tersebut.
1. Timnas Futsal Indonesia Paksa Iran hingga Adu Penalti
Timnas Futsal Indonesia kalah secara terhormat di final Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda tumbang dari Iran lewat babak adu penalti 5-5 (4-5) di Indonesia Arena, Jakarta pada Sabtu 7 Februari 2026.
Walau kalah, Timnas Futsal Indonesia sejatinya sudah mencatatkan sejarah. Skuad Garuda untuk pertama kalinya menapaki partai pamungkas setelah pencapaian terbaik adalah perempatfinal pada edisi 2022.
2. Ingin Bawa Timnas Futsal Indonesia Bangkit
Hector Souto masih menyesalkan tidak bisa mewujudkan harapan seluruh masyarakat Indonesia. Namun, Hector Souto menegaskan akan bangkit secepatnya.
"Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian. Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya," tutur Hector Souto.
"Sekarang saatnya menyatukan kekuatan untuk memodernisasi futsal kita. Kita tidak bisa terus hidup dalam budaya usaha minimum atau terjebak pada paradigma yang sudah usang," tambahnya.
Menurut Hector Souto, kekalahan ini menghasilkan dua pilihan untuk Timnas Futsal Indonesia; bangkit dan berjalan atau hancur. Ditilik dari tekadnya, Hector Souto tentu saja tidak akan memilih opsi kedua.
"Seguimos. Love you all," tutup pelatih yang membawa Bintang Timur Surabaya dua kali juara Pro Futsal League.










