Prabowo Sebut BBM RI Nanti Tak Lagi Impor, Bisa dari Sawit

Prabowo Sebut BBM RI Nanti Tak Lagi Impor, Bisa dari Sawit

Ekonomi | okezone | Selasa, 10 Maret 2026 - 11:04
share

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, kebutuhan BBM di Indonesia nanti tidak akan lagi bergantung dengan impor. Dengan mendorong swasembada energi, BBM diharapkan tidak lagi bergantung pada impor dari luar negeri, melainkan dapat dipenuhi dari sumber energi dalam negeri seperti dari sawit hingga tebu.

"Kita memiliki karunia besar dari Yang Maha Kuasa bahwa kita nanti mampu kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita, dari kelapa sawit, dari singkong, dari jagung, dari tebu," ujar Prabowo dalam konferensi video yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin sore.

Menurut Presiden, Indonesia sangat beruntung memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Contohnya sawit, singkong, hingga jagung yang bisa dijadikan sumber energi.

Selain itu, sumber daya ini juga harus disyukuri sebab membuat kondisi pangan Indonesia sangat aman dan tercukupi. Pangan yang melimpah bahkan membuat pemerintah bisa tetap mempertahankan harga BBM subsidi, meski harga minyak dunia tembus di atas USD100 per barel.

"Kita sangat bersyukur atas karunia yang mahakuasa yang bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan. Dalam keadaan harga BBM, kita bersyukur bahwa swasembada (energi) hampir kita capai, kita sudah sampai swasembada beras," katanya.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menyampaikan bahwa masyarakat tak perlu khawatir di tengah ketidakpastian saat ini. Sebab, menurutnya, Indonesia memiliki sumber kekayaan alam yang sangat besar dibandingkan negara lain.

"Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka, setiap hari kita temukan terus kekayaan-kekayaan baru. Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tapi perkiraan saya kita akan keluar dari dalam keadaan krisis ini dengan lebih kuat, makmur, dan lebih mampu berdikari," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang terus membantu pemerintah dalam mewujudkan seluruh program yang digagas oleh pemerintah pusat, termasuk swasembada pangan.

Dengan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Presiden yakin Indonesia akan semakin kuat di tengah berbagai gejolak global yang makin tak menentu.

"Bersatu kita kuat, bersatu kita akan keluar dalam keadaan yang lebih baik. Terima kasih, teruskan pengabdianmu yang luar biasa ini," kata Prabowo.

 

Sementara itu, Prabowo juga memastikan ketersediaan pangan di Indonesia dalam kondisi aman di tengah situasi krisis global dan konflik yang terjadi di berbagai kawasan dunia. "Apa pun terjadi di mana bangsa-bangsa lain banyak akan mengalami kesulitan, minimal kita aman masalah pangan," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan hal itu dapat terwujud berkat upaya swasembada pangan yang telah dirinya perjuangkan selama bertahun-tahun. Prabowo mengatakan Indonesia saat ini telah berhasil swasembada beras. Pemerintah, katanya, juga menargetkan untuk memenuhi kebutuhan protein dalam negeri.

Dengan capaian tersebut, Indonesia dinilai memiliki ketahanan pangan yang kuat sehingga tetap aman meskipun banyak negara lain menghadapi kesulitan akibat gejolak global.

"Dalam keadaan perang di mana-mana, dalam keadaan harga BBM menjulang sangat tinggi yang bisa mempengaruhi harga pangan, kita bersyukur bahwa kita swasembada hampir kita capai swasembada pangan. Kita sudah sampai swasembada beras di mana beras adalah makanan pokok kita. Tapi kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita memenuhi kebutuhan protein kita," ucapnya.

Topik Menarik