Update Kasus Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Atlet Panjat Tebing, Yenny Wahid Pastikan FPTI Fokus Lindungi Korban
JAKARTA – Update kasus dugaan pelecehan seksual terhadap atlet panjat tebing disampaikan Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid. Dia memastikan FPTI fokus lindungi korban.
Ya, dunia panjat tebing Indonesia tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan tindakan kekerasan dan pelecehan seksual yang menyeret nama mantan pelatih Pelatnas Panjat Tebing Indonesia, Hendra Basir. Kasus ini memicu perhatian publik sekaligus mendorong langkah serius dari (FPTI).
1. Update Kasus
Yenny Wahid mengungkapkan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus tersebut. Dia memastikan federasi terus memantau proses yang berjalan dan memberikan dukungan kepada para atlet yang menjadi korban.
Menurut Yenny, para atlet yang diduga menjadi korban telah sepakat membawa persoalan ini ke jalur hukum. Laporan resmi telah disampaikan kepada pihak kepolisian dengan pendampingan dari federasi.
"Memang para atlet sudah memutuskan untuk membuat laporan ke Polisi dan kami dari Federasi mendampingi, menyediakan pengacara bagi mereka. Kami siap berdiri di belakang mereka," ujar Yenny kepada awak media, termasuk iNews Media Group di The Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu 11 Maret 2026 malam WIB.
2. Perlindungan kepada Korban
Selain proses hukum, FPTI juga menaruh perhatian besar pada perlindungan para korban. Langkah ini dilakukan agar para atlet tetap mendapatkan rasa aman selama kasus berjalan.
Yenny menegaskan identitas para korban akan dijaga secara ketat oleh federasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya stigma negatif dari masyarakat.
"Kami memberikan perlindungan maksimal, identitas mereka pun kami rahasiakan. Mereka jangan sampai jadi korban dua kali karena adanya stigma di masyarakat," jelasnya.
Di sisi lain, FPTI juga membentuk tim pencari fakta untuk menelusuri dugaan pelanggaran yang terjadi di internal organisasi. Tim tersebut bertugas mengumpulkan informasi dan memastikan proses klarifikasi berjalan transparan.
Kisah Anji Manji Duel Lawan Maestro Biliar: Tak Sekadar Jago, Efren Reyes Sangat Menghibur!
Tim pencari fakta itu juga telah melayangkan surat pemanggilan kepada Hendra Basir untuk dimintai keterangan. Rencananya, pemanggilan akan dilakukan di kantor FPTI di Jakarta pada Kamis (12/3/2026).
"Kami tetap membentuk tim pencari fakta, tim sudah melayangkan surat panggilan kepada terduga pelaku, akan ada pemanggilan kepada pelaku," putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid, itu.










