Persis Solo Dijatuhi Sanksi Berat Imbas Kericuhan Suporter di Laga Kontra Persijap Jepara

Persis Solo Dijatuhi Sanksi Berat Imbas Kericuhan Suporter di Laga Kontra Persijap Jepara

Terkini | okezone | Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:23
share

KOMITE Disipilin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman berat untuk Persis Solo. buntut kericuhan antarsuporter yang terjadi usai laga melawan Persijap Jepara di pekan ke-24 Super League 2025-2026. Ada empat poin sanksi yang dikenakan terhadap Laskar Sambernyawa.

Insiden tidak mengenakkan terjadi pada laga Persijap kontra Persis di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis 5 Maret 2026. Terjadi gesekan antara suporter tamu dan tuan rumah pada laga yang berakhir imbang tanpa gol tersebut. 

1. Dalam dan Luar Stadion

Suporter tim tamu, dalam hal ini Persis, merusak fasilitas stadion. Kericuhan tidak hanya terjadi dalam stadion saja, melainkan juga berlanjut di luar stadion. Di mana, kedua kelompok suporter tersebut saling bentrok yang mencoreng wajah kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia. 

Buntut insiden memalukan tersebut, Persis mendapat ganjarannya. Laskar Sambernyawa dijatuhi sejumlah sanksi oleh Komdis PSSI. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 198-201/L1/SK/KD-PSSI/III/2026. 

“PERSIS menerima Salinan Keputusan Komite Disiplin PSSI BRI Super League 2025-2026, terkait tanggung jawab klub terhadap tingkah laku buruk penonton pada laga Persijap vs PERSIS pada 5 Maret 2026,” tulis Persis dalam Instagram resminya @persisofficial, dikutip Sabtu (14/3/2026). 

Klub berkostum merah itu dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak lima laga kandang yang mulai berlaku sejak pekan ke-27. Selain itu, mereka juga dikenai denda sebesar total Rp135 juta. 

 

Persis juga diwajibkan mengganti kerugian materiil akibat kerusakan fasilitas di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Komdis PSSI turut menegaskan apabila pelanggaran serupa kembali terulang, maka hukuman yang dijatuhkan akan lebih berat.

2. Tidak Bisa Banding

Mau tidak mau, suka tidak suka, Persis harus menjalani semua sanksi tersebut karena tidak dapat mengajukan banding. Manajemen berharap insiden tersebut menjadi pelajaran penting bagi para suporternya. 

“Persis berharap, teguran dan sanksi dari Komite Disiplin ini menjadi momen pembelajaran bagi semua pihak agar lebih bertanggung jawab atas segala perilaku yang berpotensi merugikan klub,” tutup pernyataan Persis.

Topik Menarik