Sidak ke Lingkar Gentong, Kapolda Jabar: Saya Tak Mau Polisi Hanya Terima Laporan Macet!
TASIKMALAYA- Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan sidak kesiapan jajaran Polres Tasikmalaya Kota yang mengurus kondusifitas arus kendaraan mudik Lebaran 2026 di jalur Lingkar Gentong. Menurutnya, perlu ada perhatian khusus di titik-titik kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas.
"Saya tidak mau kita hanya menerima laporan kecelakaan atau kemacetan. Saya ingin semua bisa mengantisipasi. Kalau kecelakaan pasti ada penyebabnya, seperti supir mengantuk dan sebagainya," kata Rudi kepada Okezone di Tasikmalaya, Minggu (15/3/2026).
Rudi menyoroti tiga trouble spot dan satu black spot termasuk kawasan Lingkar Gentong sampai persimpangan Pasar Ciawi yang langganan menjadi lokasi penumpukan kendaraan dan kecelakaan. Seturut itu dia menitikberatkan perlu diterapkannya Yellow Box Junction.
Marka jalan berbentuk kotak berwarna kuning dengan garis silang diagonal di persimpangan ini digadang-gadang untuk meminimalisir kemacetan.
Dalam arahannya, Rudi pula mengingatkan jajarannya untuk selalu memperhatikan kondisi badan demi prima memberikan pelayanan. Sehingga perlu dilakukan pergantian personel secara teratur dalam patroli.
"Ini adalah operasi kemanusiaan yang kami utamakan manusia. Melayani manusia supaya mereka sampai dengan selamat di tempat tujuan mudiknya atau baliknya nanti dan keluarganya bahagia," pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan menjelaskan black spot yang dimaksud adalah di Tanjakan Gentong. Di area ini terdapat tanjakan yang memiliki kemiringan sehingga memengaruhi kestabilan kendaraan saat berbelok.
"Jadi kendaraan harus manuver terlebih dahulu. Kalau tidak manuver, kendaraan berat bisa berhenti mendadak dan langsung terjungkal," kata Riki menjelaskan ke Rudi.
Di Lingkar Gentong pula terdapat spot yang menjadi langganan berhenti truk. Kala arus mudik sedang parah-parahnya, keberadaan truk yang menepi untuk istirahat dan makan ini menjadi ganjalan arus lalu lintas.
Riki lebih lanjut menjelaskan soal trouble spot yang berpusat salah satunya di Simpang Tiga Pamoyanan. Di area tersebut adalah jalur penghubung antara kabupaten/kota. Sejurus itu, Simpang Tiga Pamoyanan menjadi penghubung arah Tasikmalaya ke Majalengka, Kuningan, hingga Ciamis.
"Yang terakhir adalah ini Jenderal, tadi itu adalah perbatasan dari Ciamis, Cihaurbeuti. Yang ini adalah perbatasan Kadipaten dengan Malangbong, Garut. Jadi dua sisi sepanjang 35 kilometer yang dimiliki jalur arteri oleh Polres Tasikmalaya Kota," tutup Rik










