Polisi Lakukan Uji Labfor Wadah Air Keras yang Disiramkan ke Aktivis KontraS

Polisi Lakukan Uji Labfor Wadah Air Keras yang Disiramkan ke Aktivis KontraS

Terkini | okezone | Senin, 16 Maret 2026 - 15:57
share

JAKARTA - Polisi melakukan uji laboratorium forensik (Labfor) terhadap sejumlah barang bukti, salah satunya wadah yang diduga digunakan untuk menampung air keras yang disiramkan pelaku kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

"Saat ini kami sedang melakukan uji laboratorium forensik terhadap petunjuk yang ditemukan di tempat kejadian perkara berupa helm, dan wadah yang diduga digunakan sebagai tempat cairan kimia tersebut,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, Senin (16/3/2026).

Iman berharap hasil uji labfor tersebut dapat mengungkap sidik jari hingga DNA para pelaku yang menempel pada barang bukti yang diamankan.

“Kami sangat berharap nanti hasil dari uji laboratorium forensik tersebut, mudah-mudahan ditemukan sidik jari pelaku, kemudian juga DNA pelaku yang menempel di helm yang bersangkutan,” ujarnya.

Terduga Pelaku 4 Orang

Sebelumnya, polisi menyampaikan pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor.

“Diduga empat orang terduga pelaku menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

 

Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya di persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memperoleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.

“Puji syukur kami memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga sangat membantu dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami," ujarnya.

Dia mengungkapkan, satu motor yang ditumpangi OTK 1 dan OTK 2 kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Pelaku kemudian menuju Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia, dan selanjutnya menuju wilayah Jakarta Selatan.

"Kemudian untuk satu kendaraan yang ditumpangi OTK 3 dan OTK 4, dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tetapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Dari Jalan Pramuka Sari 2 selanjutnya menuju Matraman, dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara, lalu ke Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur," ungkapnya.

Dia menambahkan, rekaman CCTV tersebut selanjutnya dipadukan dengan pengolahan digital terhadap alat komunikasi. Diketahui ada pelaku yang sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan pelariannya.

“Dan hasil analisa jaringan komunikasi menunjukkan para pelaku selanjutnya berpencar ke wilayah Kalibata, Ragunan, dan wilayah Bogor,” jelasnya.

Topik Menarik