Bursa Transfer Memanas, Francesco Bagnaia Ancam Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026

Bursa Transfer Memanas, Francesco Bagnaia Ancam Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026

Olahraga | okezone | Selasa, 17 Maret 2026 - 08:43
share

BOLOGNA - Teka-teki masa depan Francesco Bagnaia bersama tim Ducati Lenovo kian menjadi sorotan tajam. Di tengah spekulasi yang berkembang, pembalap yang akrab disapa Pecco tersebut justru mengirimkan sinyal kuat kebersamaannya dengan tim pabrikan asal Borgo Panigale itu mungkin akan segera berakhir di MotoGP 2026.

Kontrak Bagnaia bersama Ducati Lenovo dijadwalkan akan habis setelah musim MotoGP 2026 berakhir. Hal ini membuat masa depan murid Valentino Rossi tersebut menjadi komoditas panas dalam bursa transfer pembalap untuk musim 2027 mendatang.

Bagnaia santer dilaporkan bakal hengkang dari Ducati Lenovo untuk bergabung dengan Aprilia Racing. Kendati demikian, hingga saat ini kabar kepindahan ke tim sesama Italia tersebut masih berstatus sebagai rumor di lingkungan paddock.

1. Dilema Kesetiaan

Bicara soal masa depannya, Bagnaia sejatinya mengakui bahwa ia memiliki keinginan untuk menyudahi karier di Ducati. Namun, ia merasa situasi bisa berubah drastis setelah dirinya melewati musim yang penuh tekanan pada MotoGP 2025.

Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

“Impian dan tujuan saya adalah memulai dan mengakhiri karier di MotoGP bersama Ducati. Sayangnya, musim lalu kami menghadapi beberapa kesulitan, dan wajar jika situasi bisa berubah,” kata Bagnaia, dipetik dari Motosan, Senin (16/3/2026).

 

Tak bisa dipungkiri bahwa Bagnaia mengalami periode sulit di Ducati Lenovo pada MotoGP 2025 hingga terlempar dari persaingan papan atas klasemen akhir. Kondisi ini berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang langsung tancap gas meraih gelar juara pada musim perdananya bersama si Merah.

2. Kesulitan Adaptasi dengan Desmosedici GP25

Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

Menyoal performa melempemnya tersebut, Bagnaia menegaskan bahwa kemerosotannya bukan disebabkan oleh kehadiran Marquez. Pecco secara sportif mengakui bahwa kendala utamanya adalah kesulitan beradaptasi dengan karakter motor GP25.

“Marc datang dan mendominasi, tidak ada yang bisa disalahkan dari dirinya. Saya tidak mampu mengendarai motor yang sudah berubah dibandingkan tahun sebelumnya, ketika semuanya terasa sempurna. Saya mengalami kesulitan besar. Bukan karena Marc, tetapi karena saya tidak bisa menampilkan potensi terbaik saya,” pungkas Bagnaia.

Topik Menarik