Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
RIAU - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan untuk terus meningkatkan silaturahmi, serta menjaga nilai persatuan dan kesatuan. Hal itu disampaikan saat menghadiri Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, rektor universitas, tokoh serikat pekerja/buruh, ormas/LSM, mahasiswa, serta kelompok ojek online. Dalam kesempatan ini, Kapolri juga melakukan penandatanganan prasasti renovasi Masjid Al-Adzim Polda Riau serta mengukuhkan Satgas PHK Riau dan Ojol Kamtibmas Presisi.
"Jadi, kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan roadshow kami untuk terus meningkatkan hubungan silaturahmi dan soliditas dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi situasi dan kondisi yang ada. Tentunya, kita sangat paham bahwa ada berbagai macam dinamika di lapangan yang harus kita jaga," kata Sigit, Selasa (17/3/2026).
Di hadapan para elemen bangsa, Sigit menyerukan untuk terus menjaga dan meningkatkan nilai persatuan serta kesatuan. Dalam hal ini, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi demokrasi. Namun, semua pihak harus mampu mencegah narasi yang dapat memecah belah bangsa.
"Namun demikian, yang selalu saya titipkan, jangan sampai kegiatan-kegiatan tersebut disusupi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang kemudian bisa menimbulkan kemunduran," ujarnya.
Sigit menjelaskan, persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa. Apalagi, Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong lompatan menuju negara maju.
"Di tengah dinamika perbedaan yang ada, satu hal yang harus kita pegang adalah tetap bersatu untuk mengawal Indonesia menjadi negara besar, bahkan berada di posisi tiga atau empat dunia," ucapnya.
Lebih lanjut, Sigit menyebut seluruh elemen bangsa harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal itu diperlukan agar Indonesia mampu mengelola kekayaan alam secara optimal demi terciptanya kemandirian bangsa dan kesejahteraan generasi mendatang.
"Kita juga menghadapi situasi global yang mengharuskan kita selalu waspada. Di satu sisi, kita harus terus mengikuti dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai dinamika yang ada," paparnya.
Sigit menegaskan, pemerintah terus melakukan mitigasi terhadap dampak situasi global agar stabilitas dalam negeri tetap terjaga. Menurutnya, berbagai kebijakan yang diambil merupakan upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
"Harapan kita, program-program untuk mencapai tujuan nasional, yaitu masyarakat yang adil dan sejahtera, dapat terus berjalan dan kita jaga bersama," tuturnya.
Dalam hal ini, Sigit memastikan Polri terus menjalin kemitraan melalui pendekatan community policing. Dengan demikian, Polri bersama seluruh elemen masyarakat dapat menjaga stabilitas kamtibmas sebagai modal utama pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.










