Israel Klaim Tewaskan Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani

Israel Klaim Tewaskan Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani

Terkini | okezone | Selasa, 17 Maret 2026 - 16:59
share

JAKARTA – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan pada Selasa (17/3/2026) bahwa Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, telah tewas dalam serangan Israel.

Iran belum memberikan komentar mengenai laporan tersebut. Media pemerintah sebelumnya menyebutkan bahwa pesan dari Larijani akan segera dipublikasikan.

Larijani adalah salah satu target serangan yang dilakukan militer Israel tadi malam di seluruh Iran, kata pejabat Israel kepada Reuters.

Jika kematiannya dikonfirmasi, ia akan menjadi pejabat Iran paling senior yang tewas setelah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, yang meninggal pada hari pertama perang.

Pada Jumat (13/3/2026), Larijani secara terbuka menghadiri demonstrasi massal di Teheran bersama pejabat tinggi lainnya, dan menolak serangan terbaru Israel–Amerika Serikat (AS) terhadap ibu kota sebagai tindakan "karena keputusasaan."

 

“Serangan-serangan ini didorong oleh rasa takut, keputusasaan. Orang yang kuat tidak akan mengebom demonstrasi sama sekali. Jelas bahwa itu telah gagal,” kata Larijani kepada televisi pemerintah saat berpawai dalam demonstrasi Hari Quds tahunan untuk mendukung perjuangan Palestina.

Kemudian pada hari itu, AS menawarkan hadiah hingga USD 10 juta untuk informasi tentang pejabat militer dan intelijen senior Iran, termasuk Larijani, sebagai bagian dari daftar 10 tokoh yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam.

Minggu lalu, Larijani mengeluarkan ancaman terselubung kepada Presiden AS Donald Trump, memperingatkannya untuk berhati-hati "agar tidak dieliminasi" dan menegaskan bahwa Republik Islam tidak takut dengan "ancaman kosongnya."

 

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan memicu perang yang telah menyebar ke seluruh Timur Tengah.

Iran merespons dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara di kawasan.

Topik Menarik