Curhat Warga Pekayon Kebanjiran saat Lebaran: Nangis Aja, Sedih Banget Rumah Terendam
JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026).
Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi pada pukul 21.30 WIB, air merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari lutut hingga paha orang dewasa. Bahkan, tempat ibadah seperti Masjid Jami' Al-Ma’mur turut terdampak.
Warga setempat, Tri (48), mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras sejak sore hari. Ia menduga air yang merendam wilayahnya merupakan kiriman dari hulu, termasuk Bogor, yang mengalir melalui Kali Cipinang.
“Mulai sore hujan deras, ini kayaknya kiriman dari Bogor. Biasanya juga dari arah Jatinegara lewat Kali Cipinang,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Tri mengungkapkan banjir seperti ini tergolong tidak biasa terjadi di wilayahnya. Pasalnya, genangan biasanya tidak sampai masuk ke dalam rumah warga meski hujan turun.
“Kalau hujan biasanya nggak pernah banjir sampai begini,” katanya.
Di wilayah RT 5, tercatat sekitar enam kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Sementara di RT 1, kondisi disebut lebih parah.
“Di RT 1 lebih tinggi lagi dari sini,” imbuhnya.
Tri tak kuasa menahan kesedihan karena rumahnya ikut terendam saat momen Lebaran.
“Ya nangis aja lah, lagi Lebaran begini rumah kebanjiran. Sedih banget,” ucapnya.
Di rumahnya, sejumlah perabot seperti kasur dan kulkas ikut terendam. Sepeda motor juga terpaksa dibiarkan di dalam rumah karena tidak sempat dievakuasi.
Banjir juga menyebabkan sejumlah warga terjebak, terutama lansia yang berada di rumah bertingkat.
“Ada warga kami yang orang tua terjebak di atas,” kata Tri.
Petugas gabungan, termasuk dari pemadam kebakaran, telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak.
Warga lainnya, Robi (32), pemilik warung Madura di Jalan Cibubur, mengatakan tokonya juga sempat terendam hingga menyebabkan kemacetan.
“Hujan dari jam tiga, air sempat di atas lutut. Alhamdulillah barang-barang toko masih bisa diamankan,” ujarnya.










