Tak Mau Marco Bezzecchi Makin Liar, Marc Marquez Bertekad Bangkit di MotoGP Amerika Serikat 2026

Tak Mau Marco Bezzecchi Makin Liar, Marc Marquez Bertekad Bangkit di MotoGP Amerika Serikat 2026

Olahraga | okezone | Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:01
share

AUSTIN – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez menatap balapan MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA) dengan misi besar. Setelah awal musim 2026 yang penuh lika-liku, sang King of COTA kini fokus memperbaiki kelemahannya pada aspek daya tahan performa di lintasan.

Meski sempat mendominasi sesi kualifikasi dan memenangkan Sprint Race di Brasil, Marquez mengakui bahwa menjaga kecepatan konstan sepanjang balapan utama masih menjadi tantangan besar di atas motor GP26. Ia pun siap memperbaiki kekurangan itu demi menghentikan performa apik dari rider Aprilia Racing, Marco Bezzecchi yang semakin liar.

1. Mencari Ritme Ideal di Atas GP26

Hasil di awal musim 2026 memang belum sepenuhnya memihak Marquez. Nasib sial menghampirinya di Thailand akibat kegagalan roda yang berujung gagal finis, disusul finis keempat di Goiania, Brasil.

Pada saat yang bersamaan, Aprilia melalui Bezzecchi mulai menunjukkan taringnya terhadap dominasi Ducati. Marquez merasa kunci kebangkitannya terletak pada kemudahan dalam mencetak waktu lap.

Marquez menyadari kecepatan murni saja tidak cukup untuk memenangkan gelar. Ia menekankan pentingnya efisiensi dalam berkendara agar tidak terlalu menguras energi dan performa motor.

Marc Marquez melaju di MotoGP Brasil 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)

"Targetnya adalah menjadi lebih konsisten selama jarak balapan. Kita harus menemukan cara agar bisa mencetak waktu lap dengan cara yang lebih mudah," ujar Marquez, dilansir dari Crash, Sabtu (28/3/2026).

Marquez optimistiks gap dengan barisan depan semakin menipis. Jika di Thailand ia merasa tertinggal jauh, di Brasil ia sudah mulai memberikan perlawanan meski akhirnya finis empat detik di belakang sang pemenang.

 

2. Misi Menghentikan Bezzecchi

Kembali ke Austin, Texas, secara teori adalah keuntungan bagi Marquez yang memegang rekor tujuh kemenangan di sana. Namun, pembalap Spanyol ini tetap bersikap realistis.

Ride berjuluk The Baby Alien itu menyadari bahwa status favorit saat ini bukan lagi miliknya, melainkan milik pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Bezzecchi datang ke Amerika dengan modal empat kemenangan beruntun, sebuah catatan impresif yang membuatnya menjadi target utama bagi seluruh pembalap di grid.

Marco Bezzecchi

"Marco (Bezzecchi) adalah favoritnya karena dia sedang memimpin klasemen. Kami akan mencoba menghentikan performanya, tapi itu akan sulit karena saat ini dialah pembalap tercepat di lintasan," sambung Marquez.

Marquez juga berkaca pada kegagalan tahun lalu di mana ia terjatuh saat sedang memimpin balapan. Baginya, COTA bukan lagi sekadar soal sejarah manis, melainkan tempat untuk membuktikan bahwa ia telah belajar dari kesalahan masa lalu.

Topik Menarik