Bosan Dengar Max Verstappen Ancam Pensiun, Pengamat F1: Pergi atau Diam!
ANCAMAN Max Verstappen untuk pergi dari F1 di akhir musim 2026 tidak hanya sekali dilontarkan. Hal itu membuat pengamat sekaligus komentator Martin Brundle merasa kesal.
Kinerja Verstappen memang termasuk jeblok di tiga seri awal F1 2026. Juara dunia F1 empat kali itu hanya bisa finis keenam di seri Australia, delapan di Jepang, dan gagal menyelesaikan lomba di China.
Tapi bukan itu yang membuat Verstappen berang. Ia mengaku kehilangan motivasi gara-gara regulasi baru di F1 2026 yang menekankan manajemen energi dari power unit.
1. Sebal
Sebetulnya, Verstappen sudah berulang kali menyatakan tidak suka dengan regulasi ini. Ia bahkan mengancam akan pensiun di akhir F1 2026 jika tidak ada perubahan regulasi atau pembenahan serius.
Brundle jelas sebal mendengar komentar yang sama untuk beberapa kali. Mantan pembalap F1 itu menyarankan Verstappen untuk mewujudkan ancamannya atau diam saja.
“Max adalah orang yang suka bicara apa adanya, dia selalu begitu, dan dia selalu bicara tidak akan lama ada di kejuaraan ini,” kata Brundle, mengutip dari Crash, Minggu (5/4/2026).
“Max mungkin akan bilang ini sedikit membosankan. Saya pikir (kita) juga membosankan mendengar apa yang dia katakan. Lebih baik kamu pergi atau diam saja (berhenti bicara),” tegas pria berpaspor Inggris itu.
2. Akan Dirindukan
Brundle mengakui talenta Verstappen tentunya akan dirindukan jika benar-benar pergi dari F1. Namun, di olahraga tersebut, tidak ada yang benar-benar tidak tergantikan oleh generasi baru.
“Saya akan sangat merindukan talentanya, kecepatannya, dan kontrolnya terhadap mobil, yang hanya dimiliki segelintir orang dalam sejarah olahraga ini. Sungguh luar biasa,” aku Brundle.
“Olahraga ini akan melangkah maju jika Max memutuskan pergi tapi apa yang dilakukannya saat ini sedikit merusak (F1). Tapi, saya pikir kita harus mengapresiasi Max seperti apa adanya,” tutupnya.










