Kisah Unik Kevin Cordon, Raja Bulu Tangkis Guatemala Hasil Didikan Pelatih asal Indonesia
KISAH unik Kevin Cordon menarik untuk diulas. Sebab, raja bulu tangkis Guatemala itu ternyata pernah didik pelatih asal Indonesia!
Nama Kevin Cordon mencuri perhatian saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Tak diunggulkan, ia ternyata mampu melaju hingga perebutan medali perak melawan jagoan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting.
Kala itu, Cordon menduduki peringkat 59 dunia. Negara asalnya, yakni Guatemala, juga bukan negara yang gila bulu tangkis.
1. Perjuangan Tidak Mudah
Meski begitu, perjuangan Cordon kala itu tidak mudah. Untuk bisa melaju ke babak semifinal, ia harus mengalahkan banyak tunggal putra hebat dari berbagai negara.
Usut punya usut, rupanya kesuksesan Kevin Cordon menembus semifinal Olimpiade Tokyo 2020 tidak lepas dari peran pelatihnya, Jose Maria Solis. Namun yang menarik, ia bekerja untuk Muammar Qadafi.
Hal itu diungkap oleh Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Pengurus Pusat PBSI, Bambang Roedyanto. Ia mengatakan, pemain yang kini berusia 39 tahun tersebut, dilatih oleh orang Indonesia.
“Kevin Cordon menjadi pemain pertama dari PanAm Kontinental ke Quarter Final (Olimpiade). Dia dilatih pelatih dari Indonesia kalau tidak salah namanya Khadafi,” kata Koh Rudy di akun Media sosialnya.
2. Mulai Hilang
Sayangnya, kejutan Cordon tak berlanjut di Olimpiade Tokyo 2020. Ia harus mengakui keunggulan Anthony Ginting yang merebut medali perunggu pada penentuan posisi tiga.
Setelah penampilan di Olimpiade 2020 itu, nama Cordon perlahan tenggelam. Ia lebih banyak berkiprah di ajang bulu tangkis regional Amerika Selatan dan sempat meraih beberapa gelar juara hingga 2025.
Itulah kisah unik Kevin Cordon, raja bulu tangkis Guatemala hasil didikan pelatih asal Indonesia. Perjalanannya sungguh menginspirasi.










