Profil dan Pendidikan Steven Wongso, Disorot Usai Sebut Penjual Martabak Manis Banyak Dosa
JAKARTA - Nama Steven Wongso tengah menjadi sorotan publik setelah video kontroversialnya viral di media sosial. Konten kreator tersebut menuai kritik usai melontarkan pernyataan yang dinilai menyinggung orang bertubuh gemuk hingga merendahkan pedagang martabak.
Pernyataan Steven yang menyebut pedagang martabak sebagai pihak yang “banyak dosa” karena dianggap menjual makanan penyebab kegemukan memicu reaksi keras warganet. Ucapan tersebut dinilai tidak sensitif karena menggeneralisasi persoalan obesitas sekaligus berpotensi merendahkan pelaku usaha kecil.
Profil dan Pendidikan Steven Wongso
Steven Wongso merupakan konten kreator sekaligus komika asal Surabaya. Ia aktif membagikan konten melalui akun TikTok @stevenwongso_, dengan tema keseharian etnis Tionghoa atau Chindo di Surabaya, serta parodi seperti momen berburu takjil.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi di Universitas Surabaya dengan mengambil jurusan Ilmu Hukum.
Steven memulai karier di dunia hiburan dengan bergabung dalam komunitas stand-up comedy di Surabaya pada 2018. Ia menekuni bidang tersebut selama kurang lebih tiga tahun, sebelum kemudian merantau ke Jakarta.
Kepergiannya ke Jakarta bukan semata untuk mengejar karier, melainkan untuk menjalani program magang kuliah. Dengan penghasilan di bawah upah minimum, ia sempat mencari tambahan dengan bekerja sebagai asisten (roadman).
Kesempatan kemudian datang ketika ia mendapatkan pekerjaan freelance dari komunitas Stand Up Indo dengan memerankan karakter “kodok ijo”, yang saat itu memberinya penghasilan cukup besar.
Pada 2022, Steven memutuskan kembali ke Surabaya untuk menyelesaikan skripsinya. Setelah itu, ia mulai fokus membuat konten di media sosial, yang kemudian menarik perhatian publik dan mendapatkan banyak penonton.










