Kebakaran Besar di Kampung Bahagia Hanguskan 1.000 Rumah, 9.000 Lebih Penduduk Terdampak

Kebakaran Besar di Kampung Bahagia Hanguskan 1.000 Rumah, 9.000 Lebih Penduduk Terdampak

Terkini | okezone | Minggu, 19 April 2026 - 15:48
share

SANDAKAN – Kebakaran besar melanda Kampung Bahagia di Batu Sapi, Sandakan, Sabah, Malaysia pada Minggu (19/4/2026). Si jago merah menghanguskan hingga 1.000 rumah dan berdampak pada 9.007 penduduk dalam salah satu kebakaran terburuk di Sandakan.

Api yang muncul sekitar pukul 01.30 waktu setempat menyebar dengan cepat melalui permukiman padat rumah panggung kayu. Hal ini membuat banyak keluarga hanya memiliki sedikit waktu untuk menyelamatkan diri karena api melahap seluruh deretan rumah dengan sangat cepat.

Petugas pemadam kebakaran menghadapi tantangan signifikan dalam mengendalikan api karena jalur akses yang sempit mencegah mobil pemadam mencapai lokasi secara langsung. Selain itu, kondisi air surut membatasi akses petugas ke sumber air terbuka di sekitar lokasi.

Angin kencang dan jarak antarrumah yang berdekatan semakin memperparah kobaran api. Sekitar 35 personel dari stasiun Sandakan dan Kinabatangan dikerahkan dengan mengandalkan truk tangki air serta hidran dari pabrik terdekat untuk memadamkan api.

Kepala Kepolisian Sandakan, Asisten Komisaris (ACP) George Abd Rakman, saat ditemui wartawan di lokasi kejadian mengatakan bahwa daerah tersebut menampung sekitar 1.200 unit rumah, dan sekitar 1.000 di antaranya terdampak dalam insiden ini.

“Ini adalah insiden yang sangat besar dan memilukan, melibatkan 9.007 penduduk,” katanya sebagaimana dilansir The Star. Daerah tersebut dinyatakan sebagai zona bencana sekitar pukul 04.00 pagi.

ACP George menambahkan bahwa api berhasil dikendalikan tak lama setelah pukul 04.00 pagi. Pihak berwenang kini fokus pada pendaftaran korban dan koordinasi bantuan. Dia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, meskipun beberapa warga mengalami luka ringan saat mencoba menyelamatkan barang-barang atau membantu orang lain.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran,” pungkasnya.

Topik Menarik