Hasil Komdis PSSI Tentukan Nasib Fadly Alberto Hengga di Persepakbolaan Indonesia Usai Lepaskan Tendangan Kungfu

Hasil Komdis PSSI Tentukan Nasib Fadly Alberto Hengga di Persepakbolaan Indonesia Usai Lepaskan Tendangan Kungfu

Terkini | okezone | Senin, 20 April 2026 - 09:32
share

HASIL Komite Disiplin (Komdis) PSSI akan menentukan nasib Fadly Alberto Hengga di persepakbolaan Indonesia usai melepaskan tendangan Kungfu di Elite Pro Academy (EPA) U-20. Nama Fadly Alberto Hengga menjadi sorotan dalam beberapa jam terakhir.

Penyebabnya karena pesepakbola 17 tahun itu kedapatan melepaskan tendangan Kungfu ke bahu salah satu pemain Dewa United U-20 kelar membela Bhayangkara FC U-20 di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20, Minggu, 19 April 2026 sore WIB. Kabarnya akibat tendangan Fadly Alberto Hengga, pemain Dewa United U-20 mengalami dislokasi bahu.

Momen Fadly Alberto melepaskan tendangan kungfu ke personel Dewa United U-20. (Foto: Instagram/@pemainkeduabelass)

1. Dicoret dari Timnas Indonesia U-20

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengonfirmasi Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20 asuhan Nova Arianto. Sebelumnya, eks pemain Timnas Indonesia U-17 itu masuk daftar 28 pemain Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026.

"Sudah dicoret di Timnas Alberto hengga. Dia pemain kunci Timnas U-20,” kata Sumardji kepada akun @futboll.indonesiaa.

Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto juga sudah mengeluarkan ultimatum. Pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-17 lolos Piala Dunia U-17 2025 itu siap melakukan sanksi tegas kepada pemain yang melakukan kekerasan.

“Saat ini Kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain Timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya,” kata Nova Arianto, Okezone mengutip dari aku Instagram-nya, @novaarianto30.

 

2. Menunggu Hukuman Komdis PSSI

Saat ini, Fadly Alberto Hengga sedang menunggu hukuman Komdis PSSI. Sebelumnya di level EPA U-20, juga ada kasus Serupa, yang mana seorang pemain melakukan kekerasan ke personel lawan.

Fadly Alberto saat membela Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025. (Foto: PSSI)

Sebelumnya ada Hugo Samir yang melakukan pemukulan ke pemain lawan saat membela Bornoe FC U-20 kontra Persib Bandung U-20 pada 14 Oktober 2023. Akibatnya, eks pemain Timnas Indonesia U-20 dan U-23 ini dihukum larangan main dua laga dan denda Rp5 juta.

Kemudian pada Desember 2024, hukuman serupa juga diterima pemain PSM Makassar U-20 karena melakukan pemukulan ke pemain lawan. Kesimpulannya, apakah Fadly Alberto juga mendapatkan hukuman skorsing dua laga dan denda Rp5 juta?

Topik Menarik