Masyarakat Oman Sombong Jelang Timnas Indonesia vs Oman: Kami Akan Bantai Orang Indonesia di SUGBK!
MASYARAKAT Oman di media sosial sombong jelang Timnas Indonesia melawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat, 5 Juni 2026. Netizen dengan akun @sir_amazing33 mengaku sesumbar Oman akan menang atas Timnas Indonesia.
“Pertandingan yang mudah buat kami. Kami akan mengalahkan orang Indonesia dengan sangat telak di kandang mereka sendiri,” tulis @sir_amazing33 di-postingan akun @theaseanball yang membagikan jadwal laga Timnas Indonesia vs Oman.
1. Timnas Indonesia Kalah Rekor Pertemuan dari Oman
Sepanjang sejarah, Timnas Indonesia dan Oman telah enam kali bertemu. Dari enam pertemuan itu, Timnas Indonesia mencetak dua menang, satu imbang dan tiga kalah.
Namun, jika hanya menghitung hasil pertemuan di atas tahun 2000-an, Timnas Indonesia belum pernah menang atas Oman. Dari empat pertemuan, skuad Garuda hanya mencatatkan satu imbang dan tiga kalah.
Ironisnya, dua dari tiga kekalahan itu dialami Timnas Indonesia di kandang sendiri. Tak heran jika melihat catatan di atas, masyarakat Oman di atas optimistis melihat sang tim nasional akan menang atas Timnas Indonesia.
2. Timnas Indonesia Jauh Berbeda
Hanya saja, hasil periode 2007-2021 tak bisa dijadikan acuan dengan saat ini. Sebab, Timnas Indonesia sudah jauh berbeda ketimbang saat terakhir kali kalah dari Oman dengan skor 1-3 pada Mei 2021.
Sekarang, Timnas Indonesia bermaterikan pemain-pemain top yang eksis di kompetisi antarklub Eropa. Beberapa di antaranya Jay Idzes yang bermain di Sassuolo, Kevin Diks (Borussia Monchengladbach) hingga Calvin Verdonk (LOSC Lille).
Berkat bantuan pemain-pemain ini, Timnas Indonesia lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, layaknya Oman. Sekadar diketahui, Oman dan Timnas Indonesia sama-sama lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bedanya, Oman memiliki ranking FIFA yang lebih bagus ketimbang Timnas Indonesia saat ini. Oman saat ini menempati peringkat 79 dunia, sedangkan skuad Garuda menduduki posisi 122 dunia.










